Sunengsih Hidup Pas-Pasan sebagai Pengrajin Gula Merah

Bagikan Berita

Kota Agung (HS) – Di tengah harga kebutuhan pokok terus meningkat, sungguh terasa berat bagi warga yang penghasilannya pas-pasan. Semisal Sunengsih (40) bersama suaminya, warga Kalimiring Kecamatan Kota Agung Barat l, Tanggamus. Mereka menggantungkan hidup dan membiayai sekolah anak hingga SMA sederajat, sebagai pengrajin gula merah.

Untuk menghasilkan gula merah membutuhkan waktu 3 hingga 4 jam, untuk merebus air sadapan kembang kelapa, tahapan demi tahapan perebusan hingga berubah warna menjadi kemerahan, ungkap Sunengaih kepada media hariansumatera.com, Selasa (17/9/2019)




Sunengsih mengatakan, Ia bersama suaminya menjadi pengrajin gula merah kurang lebih sudah 7 tahun lamanya. Perharinya paling dapat 20kg atau 22kg dengan harga saat ini hanya Rp.8.500 rupiah perkilonya, hanya cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari, gak bisa menabung. Sudah lama harga gula merah tidak naik, terangnya.

Ismail Sekertaris Desa Kalimiring mengatakan, kami pemerintah Pekon, sangat mengapreasi dari media yang bisa memberikan sejenis solusi, jalan keluar untuk membantu mereka.

Lanjutnya, kami dari pemerintah Pekon, sangat berharap Pemerintah Daerah, maupun Pemerintah Pusat, dapat membantu meningkatkan perekonomian mereka, karna rata- rata hidup mereka dibawah garis kemiskinan”, tegasnya. (reza)

https://www.hariansumatera.com