Musrenbang Kampung Way Pisang Digelar

Bagikan
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  

Way Kanan – Pemerintah Kampung Way Pisang Kecamatan way Tuba Kabupaten Way Kanan, melaksanakan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Kampung Way Pisang tahun 2018. Musrenbang ini bertujuan menyusun arah kebijakan dan skala prioritas pembangunan di Kampung Way Pisang untuk tahun 2018 mendatang, berdasarkan usulan dan aspirasi dari masyarakat setempat.

Pepatah mengatakan “Fail to Plan, Plan to Fail”, salah merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan. Musrenbang menjadi titik awal pembangunan suatu kampung, jika dilaksanakan dengan efektif akan mengoptimalkan pembangunan.

Pada tiap tahun di bulan Januari para pemangku kepentingan meyelenggarakan musyawarah untuk menyepakati rencana kerja pembangunan di tingkat kampung. “Hasil Musrenbang ini nantinya adalah dokumen Rencana Kerja Pembangunan Kampung tahun anggaran yang direncanakan yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kampung. Perencanaan Pembangunan di tingkat kampung mempengaruhi kualitas pembangunan,” ungkap Awaludin, Pejabat Sementara (PjS) Kepala Kampung Way Pisang.

Menurut dia, merencanakan rencana yang baik mestinya didukung data dan informasi memadai untuk memecahkan permasalahan. Analisa data menjadi penting untuk menemukan dan menyelesaikan akar masalah, sehingga dapat memutus akar persoalan agar tidak muncul ke permukaan. Menyelesaikan persoalan menggunakan sumber daya yang ada di kampung.

Musrenbang dilaksanakan secara berjenjang dimulai dari musyawarah di tingkat RT kemudian musayawarah dusun. Hasil musyawarah dusun dibahas dan disepakati di tingkat kampung. Musyawarah dusun merupakan usulan pembangunan kampung yang dapat diakomodir dalam musrenbang di tingkat kampung.

Camat Way Tuba Slamet Riyadi menyampaikan, usulan pembangunan harus dipilah menurut skala prioritas dan kewenangan pembangunan kampung, agar pembangunan tidak tumpang tindih. Sumber daya yang dimiliki di tiap kampung saat ini, yang utama dalah Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Kampung (ADK).

Pemerintah Kampung mesti menggunakan DD dan ADK dengan sebaik-baiknya. Pada Tahun 2018 pengunaan DD diprioritaskan untuk membiayai pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat.

“Prioritas pembangunan ditingkat kampung saat ini adalah pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, agar pembangunan dapat langsung menjangkau masyarakat” ujar Camat Way Tuba Slamet Riyadi, saat memberikan sambutan Musrenbang Kampung Way Pisang, Rabu (25/1). Seluruh pembangunan, imbuhnya, dapat mengakomodir sektor kesehatan, ekonomi kreatif, layanan pemerintahan yang responsif.

“Musrenbang Kampung disinergikan dengan program pemerintah kampung untuk mempermudah mencapaian Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Way Kanan maju berdaya saing,” timpal Camat Way Tuba.

“Semoga apa yang direncanakan dapat berjalan dengan sukses, Dana Desa dapat secara proposional dipergunakan sebagai mana mestinya sehingga pembangunan yang ada dapat lebih optimal,” tukas Cecep Cahyadi, Ketua BPK Way Pisang, mengungkapkan harapannya.

Musrenbang Kampung Way Pisang diahadiri oleh 53 orang dari berbagai unsur yakni, Pemerintah Kecamatan Way Tuba, Polsek Way Tuba, Koramil Way Tuba, UPTD Dinas Pangan dan Holtikultura Way Tuba, Puskesmas Way Tuba, Perangkat Kampung, BPK, Anggota LPMK, Tokoh Masyarakat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Karang Taruna dan TP. PKK Kampung Way pisang.

Pada November 2016 lalu, Kampung Way Pisang telah menggelar pemilihan kepala kampung. Dalam pilkakam tersebut, Irfan Yulianto didaulat sebagai kepala kampung terpilih setelah berhasil meraih suara terbanyak dari dua calon lainnya. (MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com