DPRD Lampura Gagal Lagi Gelar Interpelasi, Ada Apa?

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Agenda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara menggelar rapat paripurna interpelasi tampaknya hanya isapan jempol belaka. Pasalnya paripurna interpelasi yang dijadwalkan hari ini Rabu (7/3/2018) tidak kunjung kuorum, hanya dihadiri 18 dari 45 anggota dewan.

Anggota DPRD Lampung Utara, Dedy Andriyanto mengatakan bahwa hak melakukan interpelasi ini adalah hak dari anggota DPRD .

“ Yang perlu disadari bersama bahwa hak interpelasi ini adalah hak kami, sesunguhnya tidak ada yang perlu ditakutkan, jadi menurut saya terlalu berlebihan ketika hal ini sampai dua kali rekan-rekan yang lain belum memahami apa tujuan dari interpelasin ini,” kata Dedy Andriyanto.

Terkait dengan dua kali gagal digelar, Dedy menuturkan dari hasil rapat internal yang diikuti oleh unsur pimpinan DPRD Lampura mengambil kesimpulan bahwa pihaknya akan mengeluarkan surat resmi ke Kementerian Dalam Negeri untuk menceritakan situasi yang terjadi di Lampung Utara saat ini.

“ Interpelasi tetap jalan sampai batas waktu yang tidak ditentukan, tetapi kami juga punya kewajiban untuk menyampaikan apa yang telah kami lakukan untuk menanggapi apa yang menjadi kegelisahan hati masyarakat Lampung Utara,” tukasnya.

Terkait surat yang dilayangkan ke Kemendagri, Dedy menegaskan, terlepas ada konsekuensi dan diakui atau tidak surat dan dibahas atau tidak pihaknya tidak memiliki beban.

“ Langkah yang telah kami lakukan, harapan dari masyarakat telah kami sampaikan untuk menyurati kementerian supaya kementerian mengetahui apa yang terjadi sesungguhnya di Kabupaten Lampung Utara ini,” tegas Dedy. (ef/qin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com