Dishut dan Forum DAS Lokakarya Banjir

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung,- Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dan Forum Das gelar Lokakarya “Analisis dan Solusi Banjir di Provinsi Lampung” bertempat di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Senin 14/05/2018.

Ketua panitia Zaidan Zainal A mengatakan, Lokakarya diikuti oleh 114 peserta dari provinsi dan kabupaten/kota se provinsi Lampung, dengan sembilan narasumber, ungkapnya.

Pj. Gubernur Lampung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asiten II, mengharapkan Lokakarya ini mampu merumuskan strategi pencegahan banjir dan meminimalisir dampak kerugian akibat banjir. Sementara ini yang telah di lakukan pemerintah provinsi Lampung adalah reboisasi hutan dan lahan dengan program ” Lampung Hijau dan Penanaman 25 ribu pohon” ungkapnya.

Rektor Universitas Lampung Hasriadi Mat Akin, mengatakan seringnya banjir melanda provinsi Lampung, diharapkan Akademisi dan Pemerintah Daerah dapat mencari solusi untuk mencegah banjir. BP-DAS dapat mengelola daerah aliran sungai ( DAS) dengan baik. Untuk menjaga kerusakan hutan dan ligkungan diharapkan dapat bekerjasama dengan memberdayakan masyarakat untuk bersama – sama menjaga linkungan sekitar DAS.

Kepala Bappeda kabupaten Tanggamus Hendra Wijaya Mega berharap kawasan Register 39 Kota Agung Utara yang merupakan Hulu dari DAS Way Semaka dapat di lakukan Reboisasi tiap tahunnya. Menjaga Hutan Sekitar DAS Batu Tegi Air Naningan Tanggamus Lampung merupakan program prioritas yang sama2 wajib dijaga kelestarian Lingkungan dan Hutan oleh BPDASHL – WSS, Dinas Kehutanan  Provinsi Lampung dan Pemkab Tanggamus papar Hendra.(Sul).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com