Aprozi Alam Tanggung Biaya Pengobatan Muhammad Aqdalian

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Pasangan Triono (37) dan Sri Wahyuni (30) warga Rejosari Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) sangat bahagia karena akan bisa melihat anaknya Muhammad Aqdalian (6) tersenyum seperti anak-anak pada umumnya.

Muhammad Aqdalian yang diketahui menderita penyakit Hydrocephalus sejak masih balita, akibat pembengkakan kepada bagian kepala, Muhammad Aqdalian tidak bisa bergerak dan berbicara seperti anak-anak normal pada umumnya.
” Anak saya sejak bayi menderita penyakit ini (Hydrocephalus red.), Mengakibatkan anak saya tidak mampu berbicara maupun berjalan, hanya bisa menangis. karena keterbatasan ekonomi, kami idak mampu mengobatinya ” ujar Sri Wahyuni.

Dia menceritakan, suaminya Triono yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani, penghasilanya hanya cukup untuk makan mereka sehari-hari.
“Suami saya bekerja sebagai buruh tani, sedangkan anak kami tiga orang, penghasilannya hanya cukup untuk kami makan. Kami hanya mampu berdoa demi keaembuhan anak kami” jelasnya.

Namun do’a Sri Wahyuni untuk kesembuhan anak keduanya tidak sia-sia karena Aprozi Alam, pengusaha asal Lampura, Selasa sore (28/3) menyambangi kediamanya secara langsung dan mau menanggung biaya pengobatan anaknya hingga tuntas.
“Saya sangat bahagia, karena Pak Aprozi Alam sudah begitu perhatian kepada kami, dan mau membiayai pengobatan anak kami. Saya mewikil keluarga hanya mampu mengucapkan terima kasih atas kebaikannya” kata Sri Wahyuni.

Saat ditemui Aprozi Alam membenarkan hal tersebut, dia mengatakan akan menanggung sepenuhnya perawatan buah hati Sri Wahyuni hingha sembuh.
“Insya Allah jika tidak berhalangan, bulan April besok Muhammad akan kita bawa ke Bandar Lampung untuk menjalani pengobatan sampai sembuh ” ujar Aprozi Alam.

Aprozi Alam mengatakan, bantuan yang diberikan dirinya kepada Muhammad Aqdalian tulus dari hatinya yang terdalam, sebagai umat muslim membantu sesama yang sedang tertimpa kesusahan.
” Kebetulan saya ada rezeki, dan ingin membantu meringakan beban keluarga Triono saja. Ini benar-benar dari hati kecil saya, bukankah dalam Islam sudah diajarkan wajib hukumnya membantu sesama yang sedang tertimpa dalam kesusahan” pungkas Aprozi Alam.

Rencananya Muhammad Aqdalian, putra kedua Pasangan Triono dan Sri Wahyuni itu akan dirawat di RS. Urip Sumoharjo Bandar Lampung pada bulan April 2017 akan datang ,diketahui Hydrocephalus adalah akumulasi abnormal cairan cerebrospinal di dalam otak. Cairan ini sering meningkatkan tekanan sehingga dapat memeras dan merusak otak.

Pada normalnya cairan otak itu diproduksi dan diserap dengan seimbang. Jadi, begitu serapannya terganggu akibat suatu proses, seperti penumpukan cairan di otak, maka terjadilah hydrocephalus.(Efry).

hs-krs-22.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com