Warga Pekon Umbar Tanggamus Siap Laporkan Penyalahgunaan Dana Desa

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus (HS)- Masyarakat Pekon Umbar, Kecamatan Klumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung, kecewa dengan pembangunan yang bersumber dari dana APBN melalui Dana Desa tahun 2017. Warga menilai penggunaan anggaran tidak transparan.

” Ya, kami sangat kecewa dengan pembangunan di desa kami. Beberapa item pekerjaan amburadul diduga fiktif,” ungkap warga yang meminta namanya tidak disebutkan.

“Kami sudah mengecek beberapa pekerjaan, di antaranya pembangunan jalan beton di Dusun II sepanjang 250 meter yang asal jadi sehingga sekarang jalan tersebut sudah banyak yang hancur di beberapa bagian. Pembelian lahan untuk balai dan kantor pekon juga fiktif, di bidang pemberdayaan masyarakat dianggarkan lebih dari Rp250 juta, realisasinya tidak jelas. Selain itu, penggunaan dana desa tahun 2017 tidak transparan, karena tidak disampaikan dan diumumkan kepada masyarakat, realisasinya,” tambahnya.

Dia melanjutkan, “Warga akan melaporkan Kepala Pekon Samsudin kepada pihak yang berwajib dan menuntut pertanggungjawaban karena diduga telah menyimpangkan dana desa tahun 2017. Kami juga sudah membuat surat laporan yang akan ditujukan ke Kajati Lampung untuk ditindaklanjuti”.

Kepala Pekon Umbar, Samsudin, ketika dikonfirmasi via telepon (26/3) mengatakan, “Saya akan koordinasi dulu kepada staf saya dan pelaksananya”.

Diketahui, APBDES pekon Umbar Kecamatan Klumbayan, Tangamus, tahun 2017 total pendapatan Rp1.122.303.378 yang bersumber dari dana desa Rp.811.660.055, bagi hasil pajak Rp.11.059.438, alokasi dana pekon Rp.293.583.885 dan bantuan provinsi Rp.6.000.000. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com