Uang Komite SMPN 26 Bandar Lampung untuk Jamu Makan Inspektorat

Bagikan
  • 8
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Penggunaan dana Komite SMP 26 sepertinya ada yang tidak jelas peruntukkannya. Salah satu yang menonjol adalah pengeluaran untuk Inspektorat sebesar Rp3.326.500, konsumsi dan oleh-oleh Ditjen PPK sebesar Rp500.000, tambahan pajak sebesar Rp785.500. Ada juga pengeluaran Non SPJ sebesar Rp. 4.962.000.

Plt. Kepala Sekolah SMP 26 Wasiat menampik hal tersebut. Dia menjelaskan dana sebesar Rp3.326.500 untuk konsumsi staf Inspektorat yang sedang monitoring dan para guru yang mendampingi.  “Gak mungkin toh orang Inspektorat bawa nasi sendiri,” ujarnya ketika dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (1/3).

 

Dia juga menyangkal tentang aliran dana non SPJ.  “Tidak benar kalau itu pengeluaran Non SPJ.  Semua ada laporannya” ungkapnya.

Terkait oleh-oleh Ditjen PPK sebesar Rp500.000 Wasiat menjelaskan, “Dana tersebut digunakan untuk monitoring implementasi hasil pelatihan PPK di sekolah oleh Ditjen PPK.  Selaku orang timur sangatlah wajar kalau kita memberi oleh-oleh kepada mereka sekaligus sebagai promosi ciri khas Lampung,” katanya.

Seperti diketahui, dalam Permendikbud No. 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, pasal 10 ayat 5, penggunaan dana komite dijelaskan, antara lain; untuk menutupi kekuarangan biaya satuan pendidikan, pembiayaan program terkait peningkatan mutu sekolah, dan pengembangan sarana dan prasarana, serta pembiayaan kegiatan operasional komite sekolah dilakukan secara wajar dan harus dipertanggungjawabkan secara transparan. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com