Tuhan Maha Pengasih, Meski Kemarau Panjang Petani Kampung Medasari Tulangbawang Masih Bisa Panen

Bagikan Berita

Rawajitu (HS), Kemarau tidak tidak mesti hilang harapan, kemarau masih berbaik hati bagi petani warga Kampung Medasari, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, masih bisa memanen padi meskipun hasilnya menurun drastis, Selasa (01/09/2019).

Menurut beberapa petani, meskipun lahan tanaman padi sawah dilanda kemarau panjang, tidak selalu kemarau membuat lapar manusia di bumi, buktinya tanaman padi ratusan hektar di Kampung Medasari bisa dipanen meskipun penghasilannya menurun.

Sumber hariansumatera.com menyebutkan panenan kemarau tahun ini sangat memprihatinkan bagi petani, tahun-tahun sebelumnya meskipun kemarau hasil panenan padinya tidak terlalu anjlok seperti tahun sekarang.

Hasil panenan gaduh dimusim kemarau tahun ini , setiap hektarnya hanya mendapatkan 16 karung/karungnya 50kg. Dimusim rendeng, hujan panenan padi sawahnya setiap hektar bisa menghasilkan 6 ton, kalau kemarau tahun ini paling tinggi petani mendapatkan 4 ton.

Tur petani setempat mengatakan, Alhamdulillah kemarau masih menyisakan panenan, cukup untung untuk membayar utang pinjeman modal tanam. Sumber lain menyebutkan umumnya petani tidak memiliki modal untuk bercocok tanam, modal didapat dari juragan pemilik uang, sistim pembayarannya dibayar dengan setoran gabah kejuragan pemilik mesin gilingan padi dan seterusnya petani gali lubang tutup lubang, ada juga pinjam uang bunga dari perorangan untuk modal menanam padi. (yuna).

https://www.hariansumatera.com