Tagihan Listrik Bengkak, Pelanggan Komplain

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pringsewu (HS) – Pelanggan PLN Rayon Pringsewu, mengeluhkan tagihan rekening listriknya membengkak.

“Biasanya, saya cuma bayar 25 ribu setiap bulan, kok sekarang bayar tagihan 168 ribu. Padahal saya nggak pernah nunggak bayar listrik setiap bulannya, ” keluh Azis salah satu pelanggan warga Kedondong Pesawaran.

Azis mengaku, tagihan bulan ini sangat memberatkan. Dari 25 ribu membengkak hingga 168 ribu.

Saat dikonfirmasi, petugas PLN Rayon Pringsewu melalui petugas Pelayanan Pelanggan, Via, mengatakan, kami hanya terima laporan dari petugas pencatat meteran saja.

“Kami di sini hanya menerima laporan dari Vendor (perusahaan pencatat meteran), yaitu PT Widarti. Nah, ini masalahnya petugas dari PT Widarti hanya mencatat meteran di bulan Maret saja. Jadi, tagihan Pak Azis ini ditumpuk, dari bulan Oktober 2017 hingga Maret 2018 ,” kata Via pada wartawan.

“Jadi, selama 5 bulan, pak Aziz ini hanya dikenakan bayar denda saja sebesar 25 ribu, sedangkan tagihan meterannya ditumpuk di bulan Maret ini,” jelas Via. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com