Kepala Sekolah Ini Tinggalkan Jabatan dengan Banyak Tunggakan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Gedungtataan, (HS) – Tak jelas, permasalahan Abdul Basir sehingga dia pensiun sebagai kepala sekolah SMP Negeri 22 Pesawaran. Dari keterangan beberapa staf saat ditemui di ruang sekolah, Selasa (27/3), mengatakan, bahwa Basir sudah tidak menjabat kepala sekolah sejak Juni tahun 2017 lalu.

” Pak Basir sudah nggak jadi kepala sekolah dari bulan Juni tahun lalu pak, tapi, kami sendiri nggak tau masalahnya, sepintas yang kami dengar dia ada masalah tentang keuangan sekolah, ” terang salah seorang staf tata usaha.

Kabid Dikdas Pesawaran Abul Hayat

” Kemaren juga banyak sales yang nanyain pak Basir, kalau mau jelas tanya aja sama bu Uly (kepala sekolah yang baru),” tambahnya.

Kepala sekolah SMP Negeri 22, Basataruli Simanjuntak,S.Pd, saat ingin dikonfirmasi, tidak berada di tempat.

Menanggapi hal itu, Kabid Dikdas Pesawaran Abul Hayat, saat dikonfirmasi di gedung serba guna (GSG) pada acara Festival & Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) tingkat Kabupaten Pesawaran , menegaskan permasalahan Basir sudah dilaporkan ke dinas.

” Kami sudah terima laporan terkait permasalahan kepala sekolah yang lama (Basir), dia banyak tunggakan-tunggakan yang harus diselesaikan,” kata Kabid. Basir juga tidak kooperatif, lanjutnya.

“Dia sudah dipanggil secara resmi 3 kali ke dinas pendidikan untuk memberikan keterangan, tapi hanya sekali menghadap. Kami juga sudah beberapa kali ke sekolah untuk menemui beliau, tapi yang bersangkutan selalu tidak berada di tempat, ” terangnya dengan nada kesal.

” Kami berharap Basir bisa segera menyelesaikan semua tunggakannya di sekolah, ” pinta Abul.

“Yang jelas permasalahan pak Basir ini sudah kita laporkan juga ke Inspektorat, ” tegasnya. (san)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com