Sadali Petani Gula Aren Ikut Pilkades Desa Belitar Seberang Rejang Lebong

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rejang Lebong (HS) – Pemilihan Kepala Desa serentak 20 Februari 2020 Kabupaten Rejang Lebong tinggal hitungan hari, semua bakal calon mulai bergegas mempersiapkan persyaratan, Sadali petani gula aren salah satu yang mencalonkan diri pada pilkades Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (09/01/2020)

Erlangga (25) tokoh pemuda Desa setempat kepada hariansumatera.com mengaku bangga ada seorang petani gula aren punya pemikiran maju ingin membangun desa lebih baik lagi, melalui tahapan pendaftaran pencalonan pilkades. Niat baik dan tulus mas Sadali itu disambut baik para pemuda desa.

Tentu harapan dan cita-cita pemuda jika Sadeli terpilih ada lompatan pembangunan untuk lebih sejahtera lagi warga masyarakat desa, hal itu diamini Tumirin (61) tokoh masyarakat desa yang menginginkan adanya pembangunan disegala sektor merata dan adil.

Sadali ketika ditemui membenarkan akan maju ikut pilkades Desa Belitar Seberang, ini semua berkat dorongan sebagian besar warga meminta saya maju.

Menurutnya semua berkas yang dibutuhkan dalam persyaratan sudah saya penuhi, tinggal menunggu waktu dimulainya penerimaan pendaftaran calon.

Sadali selama ini dikenal dekat dengan hati masyarakat dan tekun beribadah. Warga menaruh harapan besar, jika Sadeli terpilih bisa bekerja cepat bersama aparat desa lainnya, membangun desa mensejahterakan warga masyarakat, bisa membuat lompatan pembangunan di desa lebih maju dari sebelumnya.

Sadali (56) memiliki istri dan tiga anak itu memiliki pemikiran cermerlang, dinilai bisa memajukan pembangunan di segala sektor, dan bisa membuat terobosan pendapatan petani gula aren lebih baik lagi.

“Doakan saja semoga lolos pemeriksaan berkas dan ditetapkan sebagai calon kemudian pemilihan menang,” kata Sadeli.

Jika terpilih tentu saya harus menyampaikan dalam rapat desa apa yang diinginkan warga masyarakat.

1. Warga menginginkan memiliki mobil ambulan desa, untuk memudahkan warga jika membutuhkan sewaktu waktu.

2. Akan memhidupkan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) untuk memberikan kemudahan petani gula aren mendapatkan pinjaman modal, bisa meningkatkan harga jual gula aren lebih baik lagi, selama ini gula aren dibeli tengkulak Rp10 ribu/kg. Bumdes juga nantinselain berpungsi menampung hasil bumi, ebaliknya Bumdes dapat menyediakan sembako. .

3. Akan menjadikan Desa Belitar Seberang menjadi tujuan wisata air terjun 50m yang selama ini belum dikelola dengan baik dan membuat jalan menuju air terjun.

4. Akan mewujudkan keinginan pemuda karang taruna memiliki lapangan putsal, PKK akan diperdayakan diberikan modal untuk meningkatkan keterampilan memasak, menjahit dan merangkai bunga.

5. Akan memberikan bantuan buat guru ngaji, anak cacat, janda miskin, orang tua jompo.

6. Akan menggratiskan biayanpembuatan surat-surat penting di desa, seperti KTP, KK, akte kelahiran, surat pindah, surat berdomisili dan surat lainnya yang memerlukan cap dan tandatangan kepala desa.

“Tentu itu semua kata Sadali tidak semudah membalikan telapak tangan, bantuan yang memerukan dana, akan dikembalikan hasil keputusan rapat desa, karena untuk memberikan bantuan itu akan menggunakan dana bantuan desa (DD) setiap tahunya,”kata petani gula aren itu. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com