KOTABUMI (HS) – Kalangan warga di Desa Sabuk Indah, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara, mengeluhkan ketersediaan air bersih,
Pasalnya air bersih yang berasal dari program Penyedia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) 2018, tidak mengalir kerumah warga masyarakat, diduga hanya dimanfaatkan oleh oknum kepala desa, program Pamsimas adalah program pemerintah serta sangat jelas peruntukannya.
Menurut keterangan warga setempat yang baerinisal (S), mengatakan bahwa Program Pansimas tahun 2018 yang diperuntukkan untuk penyediaan air bersih, hingga saat ini belum bisa kami nikmati. Apalagi dimusim kemarau ini, untuk mencuci pakaian dan mandi mengandalkan air sungai yang ada disini.
Baca juga: Air bersih Desa Sabuk Indah
” Ya mas padahal program pansimas ini sudah 1 tahun yang lewat, tapi hingga saat ini kami tidak bisa menikmati program tersebut, ” Katanya.
Selaku warga merasa bingung sebab bantuan program pamsimas belum bisa kami rasakan manfaatnya.
,” Dimusim kemarau saat ini, untuk mandi, kami terpaksa mandi dikali. memang dekat dengan rumah, “Terang dia.
Senada yang disampaikan, Warga Berinisial (I), bahwa ketika air Pamsimas ngalir ke rumah warga tentunya dimanfaatkan.
“Iya kalau ngalir mas tentunya dimanfaatkan. Sayang udah dibuat kalau tidak dimanfaatkan,” Ungkapnya.
Saat ditanyakan apakah sudah disosialisakian oleh kades belum soal Pamsimas. Ia mengatakan sudah disosialisasikan. ” Sudah disosialisasikan mas. Tapi dari Kades minta Rp 30.000,00 tiap rumah per bulannya. Kami keberatan. Untuk ngisi token listrik kami aja kewalahan apalagi di minta segitu. Mungkin itu yang menjadi kendalanya,”Gusarnya.
Tempat yang sama menurut, Kepala Dusun 3, Desa Sabuk Indah, Ansori mengungkapkan bahwa Program Pamsimas yang didapat dari bantuan pemerintah Kabupaten Lampura belum bisa dimanfaatkan.
” Sudah lima bulan lalu pelaksanaan pembanguan pansimas ini selesai. Namun sampai saat ini belum disalurkan ke masyarakat. Kalau Untuk hambatan sendiri saya tidak mengetahui, entah dia masalah keuangan atau apa tidak tahu. Karena ada panitia khusus yang membidangi tidak mau ikut campur.” Ujarnya, Sabtu (21/9/2019).
Sementara, Ketua Pelaksana Pansimas Andi Lala, membenarkan bahwa hingga saat ini program Pansimas tahun 2018 tersebut belum tersalurkan kerumah-rumah warga.
” Ya mas memang benar belum di salurkan kerumah-rumah warga, kami juga sudah mendapat teguran, ” Terangnya
Berdasarkan pantauan awak media dilokasi program pansimas tahun 2018 belum disalurkan ke rumah rumah warga, yang terlihat rumah kepala desanya saja yang sudah memanfaatkan program tersebut.(Efri)



