TANGGAMUS (HS) — Pemerintah Kabupaten Tanggamus menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan berbasis kelautan, menggerakkan industrialisasi ekonomi rakyat melalui koperasi, serta memproteksi ketahanan mental anak diera digital. Tiga pilar strategis tersebut menjadi sorotan utama Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kelautan Nasional, Hari Koperasi Indonesia, dan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di lapangan Pemkab Tanggamus, Senin (27/7/2026).

Upacara khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanggamus, Sekretaris Daerah, jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tanggamus.
1. Transformasi Pesisir lewat “Kampung Nelayan Merah Putih”
Sebagai wilayah koridor pesisir yang memiliki potensi maritim melimpah, Tanggamus menempatkan sektor kelautan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi. Dalam amanatnya, Bupati Moh. Saleh Asnawi menguraikan tiga langkah taktis untuk mengakselerasi kesejahteraan nelayan dan kelestarian ekosistem laut.
Program unggulan yang menjadi percontohan adalah pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Kawasan ini dirancang menjadi permukiman nelayan modern, produktif, dan higienis demi mengikis kesan kumuh yang kerap melekat pada wilayah pesisir.
”Kami terus berkomitmen memajukan sektor kelautan dan perikanan secara terpadu. Selain memodernisasi Kampung Nelayan Merah Putih, Pemkab memastikan peningkatan kapasitas SDM nelayan, kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), bantuan sarana-prasarana, hingga jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para nelayan kita,” ujar Bupati Tanggamus, Drs. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH.
Ia juga menekankan bahwa modernisasi perikanan tidak boleh mengorbankan daya dukung lingkungan. Karena itu, revitalisasi ekosistem pesisir melalui konservasi hutan mangrove dan pelestarian terumbu karang terus digalakkan secara konsisten.
2. Koperasi Merah Putih: Soko Guru Industrialisasi Rakyat
Menyikapi Peringatan Hari Koperasi Nasional, Pemkab Tanggamus mendorong penguatan peran koperasi sebagai benteng perekonomian daerah. Bupati mengungkapkan dukungan penuh terhadap program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diproyeksikan menjadi penggerak utama industrialisasi rakyat.
Dari lebih dari 80.000 unit KDKMP yang tengah dibangun di seluruh Indonesia, beberapa unit di antaranya telah resmi beroperasi di Kabupaten Tanggamus.
Peran Strategis KDKMP di Kabupaten Tanggamus:
° Pusat Ekonomi Lokal: Menjadi hub transaksi dan pengolahan produk unggulan desa.
° Efisiensi Logistik: Memperpendek rantai distribusi komoditas agar harga di tingkat produsen lebih adil.
° Akses Permodalan: Memperkuat keterjangchauan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.
° Pemasaran Terpadu: Memperluas jangkauan pasar produk lokal hingga ke tingkat nasional.
3. Alarm Hari Anak Nasional: Membentengi Generasi di Era Digital
Menyoroti Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli, Bupati memberikan porsi perhatian mendalam pada tantangan pengasuhan di era serba digital. Menurutnya, kecanggihan teknologi bagai pisau bermata dua, membuka pintu ilmu pengetahuan secara luas, namun membawa risiko nyata seperti kecanduan gawai (gadget), paparan konten tidak layak, hingga perundungan siber (cyber-bullying) yang mengancam kesehatan mental anak.
Bupati mengajak para pimpinan daerah, ASN, serta para orang tua untuk berefleksi dan tidak menyerahkan pendidikan karakter sepenuhnya kepada gawai.
”Anak hebat tidak lahir secara instan, tetapi dibentuk melalui kebiasaan baik setiap hari. Mari kita hadir tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara perhatian. Batasi layar kaca, perbanyak komunikasi langsung, dan tanamkan ketahanan mental serta budi pekerti yang kokoh agar anak-anak Tanggamus tidak tergerus dampak negatif teknologi,” tegas Bupati.
4. Apresiasi Budaya Lingkungan: Penyerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata
Di penghujung upacara, Pemkab Tanggamus memberikan piala dan piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata kepada 6 (enam) sekolah yang dinilai berhasil membudayakan kepedulian lingkungan di dunia pendidikan.
Dari enam sekolah penerima penghargaan, sebanyak 4 (empat) sekolah dipastikan lolos untuk mewakili Kabupaten Tanggamus pada ajang penilaian Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2026:
SD Negeri 1 Way Jaha
SD Fransiskus Gisting
SMP Negeri 1 Sumberejo
SMP Negeri 1 Gisting
Bupati menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan mendalam agar keempat sekolah tersebut mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanggamus di tingkat nasional serta menjadi percontohan budaya lingkungan bagi sekolah-sekolah lainnya.(*)



