Penggunaan Dana Desa Pekon Untuk Pembangunan Rabat Beton Diindikasi Bermasalah

Bagikan Berita

Pesawaran (HS),- Pembangunan Rabat Beton dengan panjang 2,5 meter x 500 meter menggunakan anggaran Dana Desa (DD) di Dusun Way Mati, Desa Pekondoh, Kecamatan Way Lima, kabupaten Pesawaran, diindikasikan terjadi penyimpangan.

Toni Kepala Dusun Way Mati ketika dihubungi hariansumatera.com mengaku tidak mengetahui karena dia sebagai Kepala Dusun tidak ikut andil sepenuhnya perihal pengerjaan Rabat Beton di Dusunnya, semuanya yang mengerjakan Kepala Desa Pekondoh Subhan Wijaya, ungkapnya.

Selanjutnya Toni berceritra, proyek Rabat Beton dengan panjang 2,5 m x 500 m, pengerjaannya pada bulan Januari 2019, dengan anggaran berkisar Rp 250 juta.

pengerjaannya kurang lebih 25.hari dengan ukuran2,5×170 panjang 500 m, dengan menggunakan material : Dengan adukan 3:3 Rabat beton ini, Matrial yang dibutuhkan, 25truk pasir, 25truk batu split dan Ratusan sak Semen, ungkap Toni.

Untuk lebih jelas Toni minta untuk menemui Firli Kepala Desa sekarang, karena Firli mantan Carik dimasa kepala desanya Subhan Wijaya. (Eka).

https://www.hariansumatera.com