Tanggamus (HS) – Pj. Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan membuka Membuka Bazar Hewan Qurban Kabupaten Tanggamus Tahun 2024M/1445H, dilapangan Campang, Senin (03/06/2024)
Hewan Qurban Kabupaten Tanggamus Tahun 2024M/1445H diselenggarakan dari tanggal 3 Juni – 5 Juni 2024.

Turut mendampingi Pj Bupati Mulyadi Irsan, Polres Tanggamus, Asisten 2 Hendra Wijaya, Asisten 3 Sukisno, Staf Ahli Bupati, plt. Kadis perkebunan Peternakan Ari Apriyanto, ka.OPD, kabag dan camat dilingkungan Pemkab Tanggamus, Asponak, Apdesi kabupaten Tanggamus, masyarakat sekitar.
Ketua Panitia Pelaksana disampaikan Ketua Asponak Kabupaten Tanggamus Rintoko menyampaikan, saat ini hewan qurban yang sudah keluar dari Tanggamus 4.000 ekor hewan qurban ” Alhamdulilah pada hari ini hewan qurban telah terjual 63 ekor hewan kambing yang di beli OPD OPD Pemkab Tanggamus dan masyarakat sekitar Gisting, sumberrejo, ulu belu dan wilayah lainnya” ujar Rintoko.



pj. Bupati Mulyadi Irsan dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tanggamus berupaya untuk menciptakan dan menjalankan berbagai program pembangunan yang tujuan akhirnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah masyarakat peternak.
Pembangunan peternakan merupakan bagian integral pembangunan pertanian khususnya, dan pembangunan nasional umumnya, oleh karena itu marilah kita terus lanjutkan pembangunan peternakan ini, melalui peningkatan usaha diversifikasi, intensifikasi dan ekstensifikasi ternak yang tentunya didukung oleh pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Peluang pengembangan ternak di Kabupaten Tanggamus sangat mendukung karena memiliki dukungan dan potensi, diantaranya adalah:
- Potensi alam dengan sumber pakan yang melimpah baik tanaman hijau maupun hasil samping tanaman pertanian dan perkebunan,
- Prospek pasar baik lokal, nasional maupun ekspor
- Adanya pendampingan oleh petugas teknis peternakan kecamatan dan salah satunya petugas inseminator.
Pada kesempatan ini, saya ingin mengingatkan kembali bahwa proses pembangunan pada hakekatnya adalah proses kemajuan menuju masyarakat yang lebih maju, adil-makmur, dan lestari, yang ditandai oleh tingkat kesejahteraan yang makin tinggi, efisien, dan mendorong kreatifitas dan partisipasi masyarakat. Jadi pembangunan yang kita laksanakan akan semakin mengandalkan sumberdaya lokal (sikap kemandirian), memanfaatkan kelembagaan yang ada dan mampu menggerakkan potensi masyarakat.
Adapun tujuan pembangunan peternakan diarahkan untuk membangun sistem peternakan yang mampu memanfaatkan sumberdaya lokal, berdaya saing, berkelanjutan dan yang meningkatkan populasi ternak dan mensejahterakan peternak.
Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi para pelaku usaha peternakan dalam menggerakkan perekonomian di Kabupaten Tanggamus yaitu melalui kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini yaitu Bazaar Hewan Qurban.
Saya menilai penyelenggaraan Bazaar Hewan Qurban Tahun 2024 ini mempunyai momentum yang sangat tepat dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Adha 1.445 H. Tentunya permintaan akan hewan kurban akan meningkat, dan semua ini adalah sebagai upaya promosi kita dalam meningkatkan nilai jual ternak, sehingga dapat meningkatkan pendapatan peternak itu sendiri. Moment ini memang ditunggu oleh para peternak sapi, kambing maupun kerbau untuk menjual ternaknya dengan harga terbaik.
Berkaitan dengan Bazaar Hewan Kurban ini sepenuhnya saya menyambut gembira atas terselenggaranya acara ini dan berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut pada tahun-tahun yang akan datang dan semoga kegiatan ini dapat memotivasi peternak dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan ternak dalam mengembangkan potensi lokal secara mandiri.
Hari Idul Adha atau lebaran haji merupakan momentum yang cukup ditunggu oleh masyarakat yang akan ber-qurban. Dimana hewan yang akan dijadikan qurban haruslah memenuhi syarat sesuai syariat islam dan memenuhi syarat dari sisi kesehatan hewannya. Melalui bazar ini diharapkan dapat menjadi media yang dapat mempertemukan antara penjual dan pembeli secara langsung baik yang berasal dari Kabupaten Tanggamus mupun luar Kabupaten.
Sebagai tambahan informasi Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu penghasil ternak kambing terbesar di Provinsi Lampung, berdasarkan data statistik triwulan 1 2024 populasi ternak kambing sebanyak 210.360 ekor, Sapi sebanyak 6.838 ekor dan kerbau sebanyak 2.062 ekor. Selain untuk kebutuhan dalam daerah, ternak dari Kabupaten Tanggamus juga menyuplai ke daerah lain bahkan ke Provinsi lain. Tercatat hewan ternak yang keluar dari
Kabupaten Tanggamus dari Januari sampai dengan Mei adalah sebagai berikut :
- Bulan Januari 2024, Kambing sebanyak 1.896 ekor, Domba Sebanyak 84 Ekor, Sapi sebanyak 25 Ekor dan Kerbau sebanyak 1 ekor.
- Bulan Februari 2024, Kambing sebanyak 1.850 ekor, dan Domba sebanyak 78 Ekor.
- Bulan Maret 2024, Kambing sebanyak 1.833 ekor, Domba sebanyak 75 Ekor, Sapi sebanyak 49 Ekor dan Kerbau sebanyak 20 ekor.
- Bulan April 2024, Kambing sebanyak 2.534 ekor, Domba sebanyak 140 Ekor, Sapi sebanyak 47 Ekor dan Kerbau sebanyak 8 ekor.
- Bulan Mei 2024, Kambing sebanyak 3.276 ekor, Domba sebanyak 145 Ekor, Sapi sebanyak 235 Ekor dan Kerbau sebanyak 24 ekor.
Atau diakumulasikan dari Januari s.d Mei 2024 jumlah ternak yang keluar yaitu Kambing sebanyak 11.389 ekor, Domba sebanyak 522 Ekor, Sapi sebanyak 356 Ekor dan Kerbau sebanyak 53 ekor.
Dari kondisi tersebut bisa disimpulkan bahwa Kabupaten Tanggamus berkontribusi cukup besar dalam menyuplai ternak di provinsi Lampung terutama jenis ternak Kambing. Adapun stok hewan qurban menjalang hari raya Idul Adha adalah sebagai berikut: Kambing sebanyak 21.236 ekor, Domba sebanyak 881 ekor, Sapi sebanyak 702 ekor dan Kerbau sebanyak 226 ekor.
Angka tersebut jika dibandingkan dengan estimasi kebutuhan hewan qurban dalam kabupaten masih dalam kondisi cukup bahkan surplus sehingga dapat memberikan suplai pada luar kabupaten Tanggamus.
Sebagai gambaran tingkat konsumsi Daging Sapi di Provinsi Lampung sekitar 2,3 Kg/kapita/tahun masih terbilang rendang dibanding tingkat nasional sebesar 2,6 Kg/kapita/tahun.
Disisi lain Lampung justru menjadi pemasok daging nasional diurutan nomor lima nasional yaitu sebanyak 21.176 ton per tahun, tingginya produksi ini didukung dengan ketersediaan pakan yang cukup.
Beberapa kecamatan yang menjadi sentra ternak kambing dan sapi yang cukup besar yaitu Kecamatan Sumberejo, Gisting, Ulu Belu dan Bulok. Ketersediaan Pakan ternak masih cukup melimpah di semua kecamatan, baik pakan hijauan maupun pakan limbah sisa tanaman seperti jerami padi, batang jagung dan lainmya.
Kondisi hewan ternak kita juga dalam keadaan sehat dan bebas dari penyakit, hal ini berkat adanya dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung yang memberikan bantuan berupa vaksin dan obat-obatan hewan. Selain itu Pemerintah Kabupaten Tanggamus juga memberikan bantuan ternak sapi untuk hewan kurban serta bantuan obat dan vaksin, selain itu pelayanan rutin kesehatan hewan baik berupa vaksinasi maupun pengobatan hewan ternak oleh petugas teknis peternakan dan kesehatan hewan selalu digalakkan guna memastikan ternak dalam keadaan sehat dan hasil peternakan dalam kondisi ASUH (Aman, Sehat, Utuh), ungkap Pj. Bupati. (Edt)



