Patut Dicontoh, Aparat Desa di Lampung Utara ini Haramkan Pungli Warganya

Share Berita Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KOTABUMI (HS) – Akhir-akhir ini pemerintah pusat sampai daerah tengah gencar berupaya memberantas pungutan liar pada berbagai instansinya.



Seperti halnya Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara ini contohnya, saat wartawan media hariansumatera.com berbincang-bincang dengan kepala desa Waskito Yusika, di kantor desa setempat. Minggu (12/05/19).

Waskito, mengatakan, tradisi pungli dan sogok saat mengurus berbagai urusan administrasi Desa Wonomarto, sudah diberantas dan sangat dilarang. Apabila masih ada warga yang memaksa karena keikhlasan cukup di masukkan kotak amal, kelak apa bila terkumpul akan kembali kepada warga masyarakat setempat.



Warga akan mendapat pelayanan gratis dan cepat untuk permohonan formulir KTP, KK, Surat Nikah, Surat Keterangan Usaha, Surat Serbaguna, Surat Keterangan Kepala Desa, Surat Kelahiran, Surat Kematian, Surat Pengantar SKCK, SKTM, Surat Domisili Penduduk, Surat Keterangan Belum Menikah, Surat Keterangan Belum Cetak KTP, Surat Keterangan Belum Cetak KK, SPTB atau pensiunan, Surat Pindah Keluar, dan Surat Pindah Masuk.

“Kita melarang warga yang membuat surat menyurat atau apapun untuk mengeluarkan biaya, semua gratis kalau ada warga yang tetap memaksa kita arahkan untuk masukkan dalam kotak amal yang memang sudah kita sediakan, dana itupun akan kembali kepada warga,” terang Waskito Yusika Kepala Desa Wonomarto.(efry).

(Visited 324 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

hariansumatera.com