Nelayan Lampung Timur Bakar Kapal Milik Penyedot Pasir Laut PT 555

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Labuhan Maringgai (HS) – Nelayan di Lampung Timur membakar satu dari empat kapal penyedot pasir laut milik PT 555 di perairan dekat Pulau Sekopong, Kabupaten Lampung Timur, Jumat lalu.

Aksi ini buntut dari mereka yang resah dengan adanya empat kapal pengeruk pasir, kapal tongkang, kapal tagboat (penarik tongkang), kapal penyedot pasir, dan kapal kasko.

Sebelumya nelayan sudah memperingatkan para awak kapal agar keluar dari kawasan yang biasa mereka mencari ikan. Namun karena tak diindahkan, nelayan mendatangi kembali kapal dan membakarnya.

Pada Jumat (06/3) lalu, sekitar 27 nelayan naik dua kapal mendatangi kapal yang telah bersiap menyedot pasir di kawasan perairan tangkapan nelayan dekat Pulau Sekopong.

Kemudian mereka bernegosiasi, hasil negoisasi nelayan dan awak kapal disepakati akan bertemu dan menemui warga di Pelelangan Ikan Desa Margasari, Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

antaran ditunggu tak kunjung datang menemui wargai di dermaga, warga kembali mendatangi kapal dan membakarnya di lokasi semula pada Sabtu (7/3),” kata Abdurahman, warga setempat, Minggu, 7 Maret 2020.

Abdurahman mengatakan, warga akan kembali mendatangi kapal, apabila tidak segera pergi dari wilayah nelayan mencari ikan.

“Para nelayan resah atas keberadaan kapal tersebut,” katanya.

Massa yang semakin banyak kemudian ditenangkan oleh aparat dan pejabat kecamatan. Hadir saat peristiwa untuk menenangkan warga adalah Camat Labuhan Maringgai Indrawati, dan staf, Kapolsek Kompol Yaya karyadi dan anggota, Pokdar Kamtibmas Agustinur Tri Handoyo, Kades Margasari Wahyu Jaya, tiga anggota koramil Labuhan Maringgai.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com