Marak Informasi Penculikan Anak, Ini Kata LPA Lampung

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Ketua LPA Kota Bandar Lampung Ahmad Apriliandi Passa, S.P., mewakili LPA Provinsi Lampung bertindak sebagai narasumber
Dialog TVRI Lampung, dengan Tema : “Waspada terhadap Penculikan Pada Anak” disiarkan secara langsung oleh TVRI Stasiun Lampung Jum’at (21-02-2020) pukul 09.00 – 10.00 WIB.

Disampaikan dalam dialog tersebut antara lain, fenomena penculikan anak kelas 5 SD di Lampung Selatan, Penamparan Pemulung yang di duga Penculik di Bandar Lampung, dan tujuan Pelaku melakukan tindakan Penculikan dan cara menghindari Penculik Pada Anak, serta cara menyaring berita hoax di masyarakat.

Dipandu presenter Anggie Rahmad (merupakan istri dari Kapolres Lampung Barat), Apriliandi menyampaikan (5) lima tujuan kuat mengapa pelaku melakukan tindakan penculikan (diadopsi dari hasil pengumpulan data Ketua Umum Komnas PA Arist Merdeka Sirait) di antaranya :

  1. Penculikan yang bertujuan untuk praktik “ADOPSI ILEGAL” : Penculikan dilakukan dengan oleh oknum Perawat/Bidan/dokter di Klinik Kebidanan atau Rumah Sakit dan anak tersebut dijual kepada pihak lain atau diakuinya sebagai anak.
  2. Latarbelakang untuk “TEBUSAN” Penculikan dilakukan pelaku dengan tujuan mendapatkan uang tebusan (biasanya terjadi pada anak dibawah umur 10 tahun).
  3. “EKSPLOITASI EKONOMI” misalnya mempekerjakan anak sebagai pengemis bahkan sebagai artis, pengamen jalanan dan yang sedang marak dewasa ini adalah “Fenomena Manusia Silver” sekumpulan anak dipekerjakan secara komersil untuk mendapatkan uang dijalanan dengan mengecat tubuh dengan warna perak dan bertebaran di sudut perempetan lampu merah.
  4. Penculikan anak yang nanti dipekerjakan sebagai Pekerja Seks Komersial “(PSK) ANAK.”
    5.Tidak hanya sampai disitu (ini belum ada data pasti) yaitu Penculikan anak untuk “PENJUALAN ORGAN TUBUH.”

“Itu antara lain materi Dialog TVRI Lampung yang saya sampaikan, untuk itu saya mengimbau semua warga masyarakat Bandar Lampung khususnya, agar berhati-hati dan selalu waspada untuk menjaga anak-anak dari Penculikan,” pungkasnya. (San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com