Malam Ini, Gerhana Bulan Total Istimewa di Langit Lampung

Bagikan
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Gerhana bulan total pada tanggal 27 Juli 2018 akan menjadi yangterlama di abad-21. Gerhana bulan total akan terjadi pada tanggal 28 Juli 2018 dan penampakan gerhana ini akan lain dari biasanya. Ini akan menjadi gerhana bulan terlama pada abad ke-21, menurut National Aeronautics and Space Administration (NASA).

Gerhana bulan terjadi ketika Matahari, Bumi dan Bulan pada satu garis lurus. Ini berarti Bumi langsung berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga cahaya matahari terhambat. Gerhana kemudian terjadi ketika Bulan memasuki bayangan Bumi.

Dalam berbagai tahapan berbeda, gejala astronomi ini akan terjadi selama tiga jam dan 55 menit.

Mengapa dinamakan bulan merah darah?

Pada malam saat gerhana bulan terjadi, juga akan muncul gejala “blood moon”, nama yang diberikan karena warna merahnya. Hal ini terjadi karena pengaruh visual ketika cahaya matahari tersaring ke dalam atmosfir dan warna merah serta jingga terproyeksikan ke Bulan. Selain itu, selama gerhana tanggal 28 Juli, Bulan akan berada pada “puncaknya”, yaitu di titik terjauh dari Bumi.

Dimana dan kapan Anda bisa melihatnya? Gerhana tanggal 28 Juli akan terlihat penuh di Indonesia pada Sabtu diri.

Selain itu, sebagian besar Eropa, Afrika, Timur Tengah, Asia Tengah dan Australia juga bisa menyaksikannya. Pada dasarnya kebanyakan tempat di dunia, kecuali Amerika Utara.

Anda tidak memerlukan teleskop untuk menyaksikannya, tetapi teropong yang baik tentu akan membantu.

Jika Anda berada di tempat di mana Anda bisa melihatnya, Anda seharusnya bisa menyaksikan saat Bulan bergerak naik, di titik tertinggi pada pukul 20:21 GMT (Sabtu, 03:21 WIB).

Tempat terbaik untuk menikmati gejala ini adalah di setengah bagian Afrika Timur, Timur Tengah dan Asia Tengah.

Gerhana tidak bisa dilihat di berbagai daerah Amerika Tengah dan Utara.

Di Amerika Selatan, gerhana hanya bisa dilihat sebagian di bagian timur, di kota-kota seperti Buenos Aires, Montevideo, Sao Paulo dan Rio de Janeiro.

Di kota-kota tersebut dan tempat-tempat lain di sekitarnya, gerhana akan terlihat saat Bulan keluar di atas khatulistiwa, garis dimana permukaan Bumi dan langit sepertinya bertemu.

Gerhana penumbral akan terlihat, yaitu bayangan akan terproyeksi pada bulan tanpa menutupi semua cahaya.

Di Inggris, Anda tidak akan bisa menyaksikan dari permulaan, karena Bulan masih berada di bawah khatulistiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com