Mahasiswa KKN Unila & Kelurahan Tanjung Aman Lampura Baksos Lawan Covid 19

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, Lampung Utara. Bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) membagikan masker, handsanitiser dan sembako, di Jl. Abdul Moeloek, tepatnya depan Rumah Sakit Maria Regina Kotabumi. Senin (10/08/20) Sore.

Program ini guna merespon antisipasi penyebaran Virus Corona yang kini memasuki masa new normal, diketahui penyebaran virus corona menjadi masalah global sehingga pihak kelurahan tanjung aman yang di bantu mahasiswa/wi unila membagikan masker secara gratis dengan cara membagikan langsung kepada pengguna jalan dan warga sekitar.

Setidaknya ada 150 paket masker dan hansanitaiser dibagikan kepada masyarakat melintas menggunakan kendaraaan yang belum melaksanakan anjuran protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah pada masa newnormal.

Selain itu, pihaknya memberikan bantuan sembako, mulai dari beras, minyak, gula sampai dengan mie instans bagi warga yang belum menerima bantuan covid 19 dari pemerintah daerah bagi yang terimbas langsung penyebaran corona.

/iklan-bpkad-lu.jpg

“Kegiatan pembagian sembako dan masker secara gratis yang kami lakukan merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat dan membantu pemerintah setempat menekan penyebaran virus Corona. Kami membagikan secara langsung ke pengguna jalan dan warga pejalan kaki berupa sembako dan masker secara gratis” Jelas lurah tanjung aman Taslim sapaan akrabnya.

Lebih lanjut dikatakan Taslim, kegiatan tersebut mereka lakukan dengan turun langsung dan menghimbau kepada warga agar tidak ada perkumpulan sehingga dapat menekan angka penyebaran Covid-19, diketahui bulan agustus ini adalah suatu bulan yang sakral bagi warga masyarakat dalam memperingati HUT RI, yang tentunya akan ada tradisi perlombaan dan dapat dipastikan akan ada warga yang berkumpul.

“Kami lakukan dengan cara yang berbeda pada umumnya sehingga melakukan pembagian di jalan, sasaran pengguna jalan dan pejalan kaki, menghimbau untuk selalu memakai masker, serta sekaligus sosialisasi untuk dapat menghindari kumpul kumpul, dalam menyelenggarakan perlombaan memperingati HUT RI, Hal ini kami sangat berharap dan meminta agar warga mematuhi protokol kesehatan, sehingga bisa menekan angka penyebaran Covid-19”, Tuturnya.

Sementara Pemerintah Daerah Lampung Utara sedang merancang penerapan adaptasi newnormal, terhadap rancangan peraturan gubernur (pergub) tentang pedoman adaptasi menuju masyarakat produktif dan aman covid-19 di Provinsi Lampung. Sebagai tindak lanjut instruksi presiden (inpres) Nomor : 6/2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Kepala Sekretariatan Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Sanny Lumi, sekaligus Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi mewakili Ketua, Budi Utomo, sekaligus Plt Bupati mengatakan pihaknya saat ini tengah merancang aturan prihal rencana pemerintah melaksanakan pengetatan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan.

“Saat ini kita sedang dalam tahap persiapan, terkait akan diterapkannya peningkatan disiplin dan hukum terhadap pelaksanaan protokol kesehatan ditengah-tengah masyarakat, “kata Sanny, Senin, 10 Agustus 2020 petang.

Seiring dengan pertumbuhan penyakit yang belum diketemukan obat maupun vaksin di Indonesia umumnya. Sehingga diperlukan usaha-usaha dalam menekan pertumbuhan penyebaran covid-19 cukup tinggi belakangan. Pasca diterapkannya pelonggaran terhadap kegiatan yang ada di masyarakat.

“Kita sedang merancang itu, insyallah pada awal pekan depan, Senin, 17 Agustus 2020 akan dilaksanakan sosialisasi terhadap peraturan tersebut. Sehingga dapat diterapkan dengan pengenaan sanksi terhadap pemberlakuannya dilapangan, “terangnya.

Dan itu (sosialisasi), kata dia, akan melakukan sampai ditingkat kecamatan sehingga dapat dilaksanakan serentak dilakukan didaerah lain se-nusantara. “Kalau ada desa atau kelurahan telah melaksanakan sosialisasi dibarengi dengan berbagai kegiatan lain, kami mengapresiasi. Meski ini belum diterapkan secara keseluruhan “Tukasnya. (efri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com