
Tanggamus (HS),- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Kota Agung menggelar Sosialisasi kepada warga binaan lapas yang dilaksanakan di Gedung Aula Lapas setempat. Jumat (22/2/19).
Sosialisasi yang dilakukan sebagai wujud menunjukan komitmen, serta upaya mensterilkan lapas dari peredaran Narkoba dan pengguna Handphone dalam lapas. Setelah sebelumnya berhasil menggagalkan dua kali penyelundupan HP yang melalui besukan pengunjung.
Disamping itu, berdasarkan peraturan Permenkumham No.29 Tahun 2017 atas perubahan PermenKumham No.6 Tahun 2013 serta Surat Edaran Direktur Jendral Pemasyarakatan No.PAS-126.PK.02.10.01 tentang Tata Tertib pada Lapas dan Rutan.
Dalam sosialisasi, yang langsung di pimpin oleh Kalapas Sohibur Rachman diikuti oleh 380 orang warga binaan lapas. Sohibur menyampaikan program-program pembinaan dan pembangunan yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu september hingga sekarang.
“Mulai dari perbaikan kualitas makanan, peningkatan layanan kesehatan, dan percepatan pengusulan integrasi dan remisi telah dilakukan secara masif demi kenyamanan seluruh warga binaan. Dalam waktu dekat lapas juga akan menambah unit self service di blok bagi WBP,” terang Sohibur.
Sohibur melanjutkan, sebaliknya karena hak-hak warga binaan kami penuhi satu persatu, kami mengharapkan pemenuhan kewajiban dari wargabinaan sebagai timbal balik. “Yaitu tidak ada lagi peredaran handphone dalam lapas sesuai dengan Permenkumam No.6 Tahun 2013,” pinta Sohibur.
Dalam kesempatan itu pula, Kalapas mengajak warga binaan untuk secara sukarela menyerahkan handphone wargabinaan yang masih ada di dalam lapas, untuk diserahkan ke bagian KPLP guna dikembalikan kepada keluarga masing-masing.
“Kami beri waktu sampai hari Minggu, setelah itu kita sepakat, bagi siapapun wbp yang tertangkap tangan memiliki atau menggunakan HP dalam lapas akan kami proses sesuai Tata Tertib yang berlaku. Hal ini juga berlaku bagi petugas, mulai Senin seluruh petugas yang memasuki blok dilarang membawa HP,” tegas Sohibur yang diaminkan seluruh jajaran kepala seksi lapas.
Lebih lanjut Sohibur berharap semoga sosialisasi agar lapas steril dari HP ini, bisa memberantas aksi penipuan dan laju peredaran narkoba yang dikendalikan dari lapas tanpa mengesampingkan hak-hak warga binaan,” harapnya Sohibur.
Sementara dalam sesi tanya jawab, warga binaan kasus korupsi atas nama Suwiryono mewakili rekannya yang lain mengapresiasi kalapas beserta jajaran atas capaian kinerjanya. Selain itu, ia mengharapkan agar wbp diberikan waktu tambahan untuk bersosialisasi dengan wbp lain serta waktu untuk berolahraga. (sis)



