Kontraktor Datangi BPKAD Lampung Utara Tagih Pembayaran, Kas Kosong

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi – Sejumlah kontraktor di Kabupaten Lampung Utara mempertanyakan dana anggaran 60 % setelah serah terima pekerjaan (PHO) dari alokasi proyek APBD Perubahan 2016. “Kalau uang muka sebesar 30 persen sudah kita terima pada bulan November 2016. Tapi untuk yang 60 persen setelah PHO, belum ada. Dinas PU bilang kas anggaran tidak ada,” ujar Hasan, salah satu direktur perusahaan yang ada di Lampura, Senin(23/1).

Hasan mengatakan, jika semua tugas rekanan sudah diselesaikan hingga kepada tahapan PHO. “Artinya pemerintah daerah punya utang terhadap rekanan. Seharusnya setelah dilakukan serah terima pekerjaan, biaya 60 persen segera dibayarkan. Karena APBD Perubahan satu tahun anggaran dengan APBD murni,” katanya.

Hal senada diungkapkan Dikin, rekanan lain. Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya dapat mempertimbangkan uang milik rekanan yang belum dibayarkan. “Karena banyak keperluan rekanan yang harus diselesaikan,” pungkasnya.

Terkait kosongnya anggaran di kas Pemkab Lampura, Kepala BPKAD H. Budi Utomo, dihubungi berulang kali nomor ponselnya di 0813794687** dalam kondisi non aktif sekitar pukul 11.58 WIB, (23/1).

Sementara Kabid Anggaran BPKAD Lampura Yustian.St. enggan berkomentar, dengan setengah hati meminta para awak media untuk keluar ruangnya. “Saya sedang sibuk, kalau soal itu (belum dibayarkan uang rekanan, red) langsung aja ke Pak Budi (kepala BPKAD, red),” ujarnya dengan nada tidak bersahabat.

Dikonfirmasi soal kosongnya anggaran di Pemkab Lampura, Yustian masih tetap bertahan dengan mengatakan silakan ditanyakan langsung kepada atasannya. “Kok Abang nanya begitu, silakan tanyakan dengan Pak Budi,” katanya dengan nada yang tidak bersahabat. (efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com