Ketua PWI Lampung Kecewa pada Bupati Lampung Utara!

Bagikan
  • 160
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi – Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian kecewa kepada Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara. Hal itu terjadi saat pelatihan dasar jurnalistik untuk perangkat desa di kabupaten setempat, Selasa (15/12). Acara sepenting ini tidak dihadiri Bupati.

Kekecewaan orang nomor satu di PWI di Lampung itu dia ungkapkan saat memberikan sambutan pembukaan pelatihan jurnalistik yang digelar PWI Lampura di aula gedung STKIP-M Kotabumi.

Menurut Supriyadi, acara ini penting dan patut diapresiasi. Seharusnya, kata dia, di-support pemerintah dalam hal ini Bupati. “Di mana-mana acara PWI, terutama acara pencerahan untuk masyarakat, selalu didukung dan kepala daerah langsung  datang. Tetapi rupanya tidak demikian di Lampung Utara, saya beserta jajaran pengurus PWI merasa kecewa,” ujar Yadi.

Acara ini, kata Yadi, memberikan gambaran umum dan pengetahuan kepada masyarakat desa tentang apa itu jurnalistik dan tugas-tugas wartawan. Masyarakat tidak perlu takut dengan yang namanya wartawan. Memang tidak bisa dipungkiri ada oknum yang mengatasnamakan wartawan  melakukan pemerasan terhadap kepala desa dan kepala sekolah.

Bahkan banyak mereka (oknum wartawan) yang telah ditangkap aparat kepolisian. Dalam hal ini PWI tegas mendukung langkah kepolisian menegakkan hukum atas perilaku oknum yang melanggar hukum.

Untuk itu lanjut dia, Dewan Pers melakukan verifikasi media dan mendorong agar wartawan yang bekerja di perusahaan media harus berkompeten. ” Perusahaan media harus berbadan hukum PT dan wartawan harus profesional dengan sertifikat kompetensi wartawan dengan memegang teguh kode etik jurnalistik menuju wartawan yang bermartabat,” katanya.

Sementara itu, Asisten II, Zulkifli Mihsan yang mewakili Bupati Lampura menyampaikan permohonan maaf Bupati karena tidak dapat hadir dalam acara ini. Dalam era keterbukaan informasi publik saat ini, tentunya pelatihan dasar jurnalistik adalah sarana peningkatan sumber daya aparatur masyarakat desa di bidang pengelolan informasi di desanya masing-masing.

“Selaku aparatur dan perangkat desa sudah seharusnya memiliki kemampuan dalam mengelola informasi publik untuk menyokong jalannya sistem pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, baik, dan bersih,” ujarnya.

Sebelumnya, ketua panitia pelatihan jurnalistik, Iwansyah Mega mengatakan,  pelatihan ini merupakan kerjasama PWI Lampura dan seluruh kepala desa yang ada di Lampura untuk meningkatkan sumberdaya masyarakat desa dalam pengelolaan informasi di desanya. Dalam pelatihan ini juga akan dibuatkan Web/Blog untuk seluruh desa yang ada.

“Acara ini akan berlangsung selama empat hari (13-16/12) yang diikuti oleh seluruh desa (232 desa) yang diwakili dua orang untuk masing-masing desa,” terang Iwan.

Hadir dalam acara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung, Supriyadi Alfian beserta jajarannya, Ketua PWI Lampura, Jimmy Irawan dan jajarannya, Asisten II, Zulkifli Mihsan, serta unsur perwakilan Forkopimda dan Ketua APDESI Lampura, SULKI. Dan para pemateri dari jajaran pengurus PWI Lampung. (efry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com