Ketua GPM Minta Perkara Dugaan Pelanggaran Pilkada Khamami Dihentikan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mesuji – Pemberitaan tentang Perkara pelanggaran Pilkada Khamami berlanjut menimbulkan polemik di masyarakat Kabupaten Mesuji.

Perkara dengan dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan oleh Khamami saat menghadiri kegiatan kepemerintahan untuk kampanye serta melibatkan mantan Camat Way Serdang Andi Subrastono, beberapa bulan yang lalu.

Eko Hadi Nurwahid, Ketua Ormas Gerakan Pemuda Mesuji (GPM) akhirnya angkat bicara, atas pemberitaan desas-desus dugaan perkara tersebut.

“Pendapat saya, seharusnya sudah sepatutnya dugaan perkara tersebut dihentikan. Hal itu, apabila seluruh penegak hukum berpatokan kepada UU nomor 10 tahun 2016 Pasal 146, yang secara gamblang mengatur mekanisme penanganan pelanggaran perkara pilkada ditangani apabila mengacu pada ketentuan tersebut. Dalam pasal 146 maka perkara Khamami sudah kadaluarsa atau batal dimata hukum dan tidak dapat dilimpahkan ke muka persidangan.” unjar Eko.

Jika kita kembali,mengulas penjelasan dari Soni Marsono, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri), terkait Pelantikan Kepala Daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2017, yang akan dimulai pada bulan Mei mendatang secara bertahap.

“Masih dirumuskan, pelantikan di Kabupaten Mesuji sangat dimungkinkan bisa dilakukan di bulan Mei mendatang, mengingat masa jabatan Khamami berakhir pada tanggal 13 April mendatang.”

Kedua pemberitaan itu, berbanding arah dan tak seirama. Hingga menimbulkan polemik dari Publik yang ada di Bumi Serasan Segawe saat ini.

Menurutnya, menyikapi kedua pemberitaan itu, semestinya kontestasi politik telah usai dan menghasilkan calon terpilih(menang). Hingar bingar pilkada termasuk didalamnya, suasana yang sempat memanas sudah waktunya untuk didinginkan.

Jangan lagi ada pihak-pihak yang hendak membuat suasana Mesuji sangat kita cintai ini kembali memanas, lebih baik, mari kita bersama-sama bergandeng tangan mewujudkan Kabupaten Mesuji yang berbudaya dan maju, sehingga mampu bersaing dengan daerah lain,” tukasnya.

Hendriza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com