Ketua DPRD Lampura Kecewa Pelayanan RS Yusuf Kalibalangan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Romli kecewa terhadap pelayanan Rumah Sakit Hi. M. Yusuf Kalibalangan Kabupaten Lampung Utara.

Kekecewaan ini diutarakannya setelah dirinya mengetahui bahwa Desi Irawati seorang ibu muda dan bayinya meninggal dunia saat hendak melahirkan merupakan salah satu tenaga honorer yang bekerja di sekretariat DPRD Lampura.

Selaku wakil rakyat, dirinya mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit Hi. M. Yusuf Kalibalangan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa pemberitaan media online di media sosial, pasien asien masuk ke rumah sakit hingga meninggal dunia, tidak ada tindakan medis yang maksimal.

“ Ada dugaan kelalaian dalam proses persalinan korban pada saat itu, saya sebagai pimpinan di DPRD Lampura prihatin atas peristiwa yang terjadi,” kata Romli, Rabu (24/6/2020).

Romli mengaku, bahwa pihaknya terus memantau proses hukum yang ditempuh oleh keluarga pasien. Mengingat saat ini, persoalan tersebut telah dilaporkan ke Polres setempat.

” Dengan adanya peristiwa ini Saya akan berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD Lampura,” ujarnya.

DPRD Lampura, lanjut dia akan mengelar rapat intetnal guna mengambil langkah apakah akan menggelar hearing atau tidak dengan pihak rumah sakit tersebut serta pihak terkait lainnya.

Menurutnya, hearing merupakan tempat atau wadah untuk memberikan kesimpulan ketika terdapat sebuah persoalan pada masyarakat.

” Tapi inikan sudah masuk dalam ranah hukum, suami pasien telah melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib. Jadi biarkan saja dulu prosesnya berjalan,” tegas politisi Partai Demokrat ini.

Romli berharap, jika persoalan serupa tidak terulang kembali, karena dapat menyebabkan dampak buruk bagi pasien yang membutuhkan pelayanan di Rumah Sakit tersebut.

Diketahui dirilis sebelumnya, Terkait meninggalnya ibu dan bayi saat hendak melakukan persalinan di Rumah Sakit Hi. M. Yusuf Kalibalangan Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Maya Metissa menyatakan bahwa hal tersebut disebabkan oleh keterlambatan tindakan oleh pihak rumah sakit tersebut.

Kendati demikian dirinya belum bisa menyimpulkan terlalu jauh penyebab kematian ibu dan bayi tersebut.

” Saya sudah menerima klarifikasi dari direktur Rumah Sakit Hi. M. Yusuf dr. Sri Haryati melalui pesan aplikasi WhatsApp . Tapi klarifikasi tersebut belum sempat saya baca, ” kata Kepala Dinas Kesehatan Lampura, Maya Metisa saat di konfirmasi awak media. Selasa (23/6/2020).

Dikatakan Maya, meninggalnya ibu dan bayi tersebut dirinya belum bisa memastikan apakah hal tersebut disebabkan oleh kelalaian oleh pihak rumah sakit swasta tersebut.

” Tapi, Saya menarik kesimpulan meninggalnya ibu dan bayi malang tersebut hanya keterlambatan penanganan saja,” ujar Maya.

Dikatakan lebih lanjut, bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan segera menyambangi rumah sakit tersebut guna melakukan pengecekan kebenaran akan adanya berita yang sangat memilukan bagi keluarga atau suami korban.

” Hingga saat ini kami belum bertemu dengan pihak keluarga pasien, Dan insa Allah minggu-minggu ini, Tim dari Dinkes Lampura, akan turun ke lokasi, guna mengkroscek kebenaran informasi tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Gigih Andri Putranto, saat dikonfirmasi awak media membenarkan atas laporan yang dilakukan oleh suami korban.

Bahkan Gigih mengatakan, Laporan tersebut sedang dalam proses penyelidikan.

“Iya benar, atas peristiwa tersebut, korban telah membuat laporan ke Polres Lampura dengan bukti laporan yang tertuang dalam LP/593/B/VI/2020/Polda Lampung/SPKT RES LU, tentang setiap tenaga kerja kesehatan yang melakukan kelalaian berat yang mengakibatkan kematian, pada Sabtu (20/6) sekira pukul 18.00 WIB. Dan sejauh ini laporan tersebut sedang dalam tahap Lidik,” tukasnya. (Diq/Ef).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com