Kapolres Tanggamus Pimpin Operasi Yustisi – Edukasi dan Sosialisasi Prokes di Kota Agung

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung (HS) – Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK memimpin Operasi Yustisi dalam rangka Edukasi dan Sosialisasi Protokol Kesehatan di wilayah Kecamatan Kota Agung, Kamis (7/1/2021).

Akibat adanya peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Tanggamus, sehingga menjadi zona merah, dengan jumlah warga terkonfirmasi Covid-19 dengan total 365 orang dan jumlah kematian sebanyak 18 orang pertanggal 6 Januari 2020.

Untuk menindaklanjuti Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 03 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam rangka pencegahan, pengendalian dan memutus mata rantai Covid-19.

Sebelum pelaksanaan Operasi Yustisi, Tim Gabungan di Pimpin Kapolres Tanggamus melaksanakan apel di Taman Kota untuk menentukan sasaran dan area penertiban.

Kegiatan diikuti sejumlah anggota DPRD Tanggamus, Kapolsek Kota Agung AKP Muji Harjono, Danramil Kota Agung Kapten Inf. Redi Kurniawan, pihak BPBD, Dinkes, Pol PP, Dishub, para lurah di Kecamatan Kota Agung dan stafnya.

Tim penyuluhan terbagi menjadi 3 kelompok di 3 jalur yakni Jalan Meredeka menuju pasar Kota Agung, Jalan Samudra menuju pantai Kota Agung dan Jalan Baros menuju RTH Muara Indah. Lalu, Berakhir Di pelabuhan penyeberangan Kota Agung.

Tim yang melakukan penyuluhan dan sosialisasi di Pasar Kota Agung dipimpin Kapolsek AKP Muji Harjono dan Danramil Kapten Inf. Redi Kurniawan dan BPBD menggunakan pengeras suara.

Di Pasar yang dikenal dengan nama Pasar Baru tersebut, ditemukan 1 pedagang dan 1 pengunjung pasar tidak menggunakan masker. Sehingga langsung diberikan arahan dan diberikan masker dan berjanji akan selalu menggunakan masker.

Dalam seluruh rangkain tersebut, tim juga membagikan selebaran himbauan Satgas Covid-19 Tanggamus terkait pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru dalam rangka Pencegahaan, Pengendalian dan memutus mata rantai Covid-19.

Selain di wilayah Kota Agung, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Pasar Wonosobo, dipimpin Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan dan Wakapolres Tanggamus Kompol Heti Patmawati, SH. SIK.

Selanjutnya di Pasar Gisting akan dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri David P. Duarsa bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Faturahman.

Terakhir Pasar Talang Padang, akan dipimpin Wakil Bupati Hi. AM. Safii, Asisten Ekobang Sukisno dan Dandim 0424/TGM Letkol Inf. Arman Aris Sallo yang diwakili Danramil dan Kapolsek Talang Padang.

Dalam keterangan persnya, Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani, bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah komitmen Pemkab Tanggamus dalam memerangi Covid 19 dengan melakukan Razia Masker sekaligus Operasi Yustisi yang dilaksakan secara serentak di empat titik Kecamatan yang di komandoi oleh Forkopimda.

“Hal ini berharap kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, serta kesadaran masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatn dari penyakit, khusunya penyakit yang saat ini sedang menyerang kita semua,” kata Bupati.

Sambungnya, kegitan tersebut sekaligus sosilisasi tentang Perda Nomor 03 Tahun 2020 Provinsi Lampung tentang Adaptasi Kebiasaan Baru, dalam rangka mengendalikan serta memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Tanggamus.

“Kami juga sudah mengeluarkan Surat Edaran bahwa sampai dengan akhir bulan Maret nanti tidak boleh melakukan kegiatan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan masa lebih dari 30 orang,” ujarnya.

Lanjut Bupati, walaupun melakukan kegiatan harus tetap melakukan protokol kesehatan serta tidak lebih dari 30 orang, kegiatan belajar tatap muka masih kita tunda, dan lain lainya agar dapat masyarakat mengendalikan virus corona. Selanjutnya setelah akhir bulan maret kita akan melihat kondisi, jika memang harus ada kebijakan baru akan kita sesuaikan lagi, namun jika ini belum bisa nantinya akan kita perpanjang.

Kesempatan itu, Bupati berharap kepada masyarakat bahwa melakukan protokol kesehatan itu sifatnya harus mandiri. kami dari satgas Covid 19 pemkab Tanggamus dan kecamatan serta Pekon tidak selamanya mengawasi selama 24 jam mengawal masyarakat.

“Untuk sanksi sendiri kita masih dalam pembahasan di legislatif. yang jelas Perda tersebut merupakan turunan dari Perda pemerintah provinsi lampung. Intinya mari kita bersama sama memiliki kesadaran masing-masing terhadap protokol kesehatan untuk memutus mata rantai covid 19,”harapnya.

Terpisah, Kabah Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin, SH. MH mengungkapkan bahwa pihaknya menerjunkan 36 personel gabungan Polres dan Polsek Jajaran.

“Untuk Polres Tanggamus diterjunkan 36 personel gabungan guna mendukung kegiatan sosialisasi tersebut,” kata Kompol Bunyamin usai kegiatan. (*/Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com