Pemkab Tanggamus Razia Masker dan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru di Pasar Wonosobo

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Wonosobo (HS) – Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam rangka menjamin kesejahteraan masyarakat dengan keberlangsungan kegiantan perekonomian, sosial dan budaya masyarakat di daerah, dalam bentuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Maka Pemerintah Provinsi Lampung menetapkan Perda Nomor 03 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

Dalam hal ini Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, melakukan Razia Masker dan Operasi Yustisi turun langsung ke Pasar Wonosobo untuk melihat langsung kesadaran masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan seperti Memakai Masker, dan ternyata masih banyak warga masyarakat yang belum taat memakai masker dan mentaati Protokol Kesehatan, di Pasar Wonosobo, Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, Kamis (07/01/2021).

Bupati Tanggamus dan Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, serta perwakilan anggota DPRD Tanggamus, Wakapolres Tanggamus Kompol Heti,Staf Akhli Bupati Firman Ranie, Inspektur Ernalia, Kadis Kesehatan Taufik Hidayat, Kadis Kominfo Sabaruddin, Kasatpol PP Suratman, Camat Wonosobo, Jajaran TNI/Polri, Jajaran Puskesmas dan Uspika Kecamatan Wonosobo.

Hari ini Kamis 7 Januari 2021 melakukan Razia Masker sekaligus Operasi Yustisi terhadap Protokol Kesehatan, dengan harapan masyarakat memiliki kesadaran secara mandiri, sekaligus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait Perda nomor 03 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Mudah-mudahan dengan upaya yang kami lakukan, kesadaran masyarakat lebih meningkat. Disamping itu dalam rangka mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanggamus, kata Bupati.

Kami juga mengeluarkan Surat Edaran bahwa sampai dengan akhir Maret 2021 nanti, tidak boleh menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berpotensi pengumpulan massa atau kerumunan yang lebih dari 30 orang.

Kalaupun ada kegiatan harus dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan, kemudian mengenai kegiatan belajar mengajar tatap muka juga masih kita tunda dan aturan-aturan lainnya, dalam rangka menjaga masyarakat secara bersama-sama mengendalikan Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com