Kabupaten Tulangbawang Panen Raya Padi Gaduh

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tulangbawang (HS),- Bupati Tulangbawang Winarti menandai panen raya padi Gaduh di Kampung Wonoagung Rawajitu Selatan, Minggu (07/10/2018).

Menurut Sumarno Kepala Dinas Pertanian, tanaman padi gaduh di kabupaten Tulangbawang luasnya tahun ini mencapai 48.305 Ha, serempak panen padi ini, dimulai secara simbolis  dilakukan oleh bupati Winarti di kampung wonoagung Rawajitu Selatan.

Menurutnya jenis padi yang ditanam, jenis padi hibrida, setiap hektarnya baru menghasilkan panenan padi sebanyak 5 ton, tentu ini akan terus ditingkatkan.

 

Dari hasil panenan padi seluas 48.305H kabupaten Tulangbawang akan mendapatkan produksi gabah kering panen (GKP) sebanyak 241.525 ton hasil tanaman padi gaduh th 2018.

Menggawali panen raya gaduh bupati di temani oleh Sumarno Jepala Dinas Pertanian,
Pejabat Eselon II, III dan IV dan ratusan petani.

Hadini gapoktan Wono Agung dihadapan bupati menggucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuannya berbagai peralatan pertanian seperti mesin Combat, alat pemanen padi. Setelah tahu besar manpaat nya, petani mampu membeli alat itu sendiri seharga Rp.400 juta perunit.

Menurut bupati Winarti hasil panen yang bagus ini akan saya laporkan  keberhasilan ini ke pada Presiden sebab padi kualitas bagus berhasil tumbuh dan bisa panen raya adalah prestasi buat masyarakat Kabupaten Tulangbawang.

“Selain itu kembali saya laporkan, bahwa 25 program Pemerintah beberapa sudah berjalan, diantaraanya seperti pemberian santunan uang duka Rp.1.000.000 perjiwa, santunan kepada lansia yang tidak mampu Rp.1.200.000, bantuan disabilitas Rp.2.400.000 perorang, Insentif Kader Kesehatan / Tenaga Posyandu Rp.75.000 perbulan,” kata bupati.

Menurut nya saya mohon untuk terus memberikan dukungan saudara semua agar semua program dapat kita realisasikan. Apabila di Kecamatan ini masih ada warga yang berhak menerima bantuan belum terdaftar, kepada para Aparatur Kampung untuk segera memfasilitasi atau warga melaporkan langsung kepada para Kepala Kampung agar segera dapat ditangani,”ujar  Bunda. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com