Kabupaten Tanggamus Ikuti Parade Budaya “Lampung Culture & Tapis Carnival 2018”

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS), –  Pemerintah Provinsi Lampung  menggelar Parade Budaya “Lampung Culture & Tapis Carnival 2018″ dalam rangka Festival Krakatau 2018, bertempat di Lapangan Saburai Bandar Lampung pukul 13:00 Minggu, (26/08/2018).

Kabupaten Tanggamus dalam Festival Budaya tahun 2018 ini, turut serta dengan Tema.

“NGEJAGA SIGOKH (MENJAGA SIGER”

Siger merupakan Simbol keagungan bagi masyarakat Provinsi Lampung.

Siger atau dalam bahasa Lampung ‘Sigokh‘ dalam suku Lampung merupakan benda yang sangat penting, tak terkecuali masyarakat Pesisir kabupaten Tanggamus.

Siger merupakan Mahkota Keagungan dan Kehormatan  dalam budaya suku Lampung. Biasanya Siger digunakan oleh pengantin Wanita  pada acara pernikahan dan acara Adat lainnya.

Siger juga tidak hanya sebagai Mahkota, namun telah menjadi hiasan dan lambang kebanggaan Provinsi Lampung dalam rangka mengagungkan ‘Sigokh’.

Menjadi kewajiban kita untuk menjaga keagungan Sigokh sebavai kehormatan.

Dalam pementasan ‘Ngejaga Sigokh’ atau menjaga Siger di-Filosofikan dengan tegapnya pasukan Khakhot, Mekhanai, juga Muli, sebagai generasi yang siap menjaga dan mengagungkan Sigokh, sebagai lambang kehormatan.

Gerak Properti dan Kostum merupakan pendukung jalannya pertunjukan

Binan Dinas Pariwisata Tanggamus:

Kadis :Retno Niviana D.

Penata Tari: Fery Ardiansyah.

Penata Musik: Wahyudi Sadewa.

Penata Kostum: Asha Wahyunisa.

Kostum Parade Budaya Festival Krakatau Kabupupaten Tanggamus

1. The Majestic Gigi Hiu.

Baju Fantasi ini terinspirasi dari megahnya batu karang giigi hiu ang berlokasi di Kecamatam Kelumbayan Kabupaten Tanggamus. Batu gigi hu tetap berdiri kokoh kendati dihempas ribuan kali kerasnya deburan ombak yang datang setiap harinya.

2. Siger Butterfly.

Kostum ini menggambaran keindahan alam tanggamus yang terkenal akan pesona air terjunnya yang salah satunya adalah air terjun Lembah Pelangi, dimana disekitaran lokasi yang asri tersebut banyak terdapat kupu-kupu yang berterbangan.

3. Pesona Siger Tanggamus.

Siger merupakan symbol dari keanggunan Muli Tanggamus yang akan memberikan pesona tersendiri bagi yang menggunakannya, begitu pula saat siger direfleksikan kedalam baju fantasi. Siger adalah mahkota pengantin wanita yang biasa  digunakan oleh pengantin perempuan suku Lampung pada acara pernikahan ataupun acara adat budaya lainnya.  Siger Tanggamus memiliki tujuh lekuk yang melambangkan tujuh Adok/gelar pada masyarakat pesisir yaitu Suttan/Dalom, Raja Jukuan/Dipati, Batin, Radin, Minak, Kimas dan Mas/inton.

4. The Exotic Teluk Semaka.

Wilayah Kabupaten Tanggamus yang menghadap Teluk Semaka membuatnya punya garis pantai yang sangat panjang sekaligus memberinya banyak pantai eksotis. Teluk semaka yang juga merupakan salah satu teluk terbesar dipropinsi Lampung, memiliki keindahan laut yang berwana biru direfleksikan kedalam baju fantasi ini.

5. The Beauty of Belah Ketupat

Kecantikan Warna Belah Ketupat ini tidak hanya sebatas kain tetapi akan terlihat lebih mempesona pada saat digunakan dalam bentuk kostum baju Fantasi.

Belah Ketupat adalah motif khas kabupaten Tanggamus yang berbentuk potongan-potongan kain warna putih, kuning, merah dan hitam yang menjadi motif unik dan antik.

Pengerjaan motif belah ketupat ini menggunakan tekhnik Patchwork ( penyambungan-penyambungan kain segitiga). Motif  belah ketupat digunakan pada semua acara adat pada masyarakat Sai Bathin  yang yang mencakup 4 paksi antara laun Paksi Benawang, Paksi Ngarip Padangratu, Paksi Belungu dan Paksi Pematang Sawa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com