Kotabumi (HS) – Kabar di media sosial tentang rusaknya cagar budaya makam Minak Trio Diso di Desa Sekipi, Abung Tinggi, Lampura oleh akun facebook bernama Allifando ternyata tidak benar. Cagar budaya tidaklah rusak atau dirusak melainkan tengah dalam perbaikan. Selain dari PWI Lampura, aparat Polres Lampura yang dipimpin Kasat Intelkam setempat beserta anggota Kamis pagi tadi juga langsung melakukan penyelidikan terkait isu miring tersebut.
Kapolres AKBP Eka Mulyana menyebut kabar yang beredar terkait rusaknya Cagar Budaya Makam Minak Trio Diso tidaklah benar. “Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan anggota kami, makam tersebut tidaklah rusak atau dirusak melainkan dalam perbaikan,” kata Kapolres.
Dia menambahkan, salah seorang warga berinisiatif memugar makam tersebut, namun kegiatan perbaikan sempat terhenti karena menunggu biaya sisa tambahan dari warga yang belum dikirim.
Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan secara mendalam, siapa dan dimana orang yang akan memugar makam tersebut.
Nita salah seorang juru pemelihara makam tersebut membenarkan jika makam Minak Trio Diso direhab bukan rusak. “Makam ini sedang direhab, ada orang yang berziarah ke sini dan meminta saya untuk membantu merehab makam tersebut. Pembongkaran atap sudah dua minggu yang lalu kita lakukan. Kini terhenti karena menunggu transferan biaya. Mudah-mudahan satu dua minggu rehab selesai, ” kata Nita.
Berdasarkan pemantauan, lokasi cagar budaya makam Minak Trio Diso di garis polisi. Sejumlah atap genting terlihat tersusun dipinggiran makam. (ef)



