Hipdes Lampung Utara Kritisi Kinerja Dinas Pendidikan

Bagikan
  • 56
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi – Ketua Umum Himpunan Pemuda Desa (HIPDES) Lampung Utara, Ade Chandra, kecewa kepada Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan urusan pendidikan se Lampung Utara. Dia menilai institusi ini gagal menjadi pengawasan.Rabu,(25/1/17).

Pasalnya dari tahun 2015 sampai 2017 banyak sekali masalah yang muncul, dari ketidakmerataan pembangunan sekolah. “Tersumbatnya bantuan siswa miskin sampai kemajuan percepatan kompetensi pendidikan yang kami nilai stagnan atau jalan di tempat. Sepertinya sistem dinas pendidikan kita di Lampung Utara ini bermasalah dan jalan di tempat,” kata Ade Chandra.

Ade Chandra mengurai kinerja buruk Disdikbud Lampura semisal kevakuman atau mati surinya Dewan Pendidikan. Anehnya, dana binaan masih mengucur dan terealisasi sejak tahun 2015 sebesar Rp30 juta. Peralihan kegiatan kebudayaan untuk pendidikan tetapi dialihkan menjadi kegiatan hari pendidikan sebesar Rp50.000.000,-  Analisis kebutuhan pengembangan keprofesian AKPK sebesar Rp 579.100.000,- Kegiatan BOMM sebesar Rp9.319.090.301.00,-pembinaan kelompok kerja guru KKG sebesar Rp227.060.400.00,-

Sesuai amanat PP no 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah, Hipdes meminta Bupati mengevaluasi kinerja Dinas Pendidikan Lampura.

Organisasi ini juga meminta Kejaksaan Negeri Kotabumi dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Luntuk proaktif meningkatkan pengawasan realisasi anggaran di Lampung Utara guna tercapainya kemaslahatan umat dan pendidikan anak bangsa, “Hal ini kami anggap tidak tepat sasaran dan kami mengindikasikan penyalahgunaan anggaran,” ujar Ade Chandra. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com