Gempa Taiwan, Ratusan Korban Terluka

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Taiwan (HS) – Chen Chih-wei mengaku baru sadar kalau kota tempat tinggalnya, Hualien, di timur Taiwan dihantam gempa kuat setelah apartemennya terbalik.

Menurut laporan Channel News Asia, kakek berusia 80 tahun itu tidur agak sore sebelum gempa dengan kekuatan 6,4 skala Richter mengguncang Hualien pada Selasa tengah malam, 6 Februari 2018, waktu setempat.

“Seluruh benda berjatuhan. Kasurku tegak berdiri vertikal. Saat itu saya sedang tidur dan tiba-tiba kondisinya berdiri,” ucapnya kepada kantor berita AFP.

Chen tinggal bersama putrinya di lantai atas apartemen Yun Tsui, tempat sedikitnya empat orang tewas setelah lantai paling bawah runtuh, sehingga struktur bangunan miring hingga 40 derajat.

Kondisi ini membuat para insinyur panik dan menyanggah bangunan pada Rabu, 7 Februari 2018. Mereka menyusun blok beton dan batang baja besar untuk menghentikan keruntuhan lebih lanjut karena tim penyelamat melakukan tugas berbahaya guna mencari struktur beton yang hancur bagi para korban selamat.

Chen mengatakan, dia berjalan kaki menuju balkon apartemen sambil menunggu tim penyelamat, namun hal itu tidak mudah bagi seorang berusia lanjut seperti dia.

“Apartemen benar-benar miring dan sulit untuk berdiri. Lantai sangat licin, jadi saya merangkak dan meluncur keluar,” kenangnya.

Sementara itu, penghuni gaek lainnya yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan, apartemen benar-benar hancur dan tiba-tiba terbalik.

“Lemari, rak, meja, semuanya terguling,” katanya. “Sulit untuk merangkak dari tempat tidurku. Semua barang menumpuk. Kakiku menginjak air karena pipa pada pecah.” Dia melanjutkan, “Saya merasa membuang uang untuk memberli apartemen ini sembilan tahun lalu,” ucap warga Hualien, Taiwan, ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com