Dua Perempuan Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Disawah Dengan Luka Bacok

Bagikan
  • 41
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Histeris itulah yang dialami Sutopo, tatkala menemukan dua jasad perempuan, Supriyani (35) sang Isteri serta Sumarija (55) ibu mertuanya, meninggal dunia di ladang yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumahnya.

Sutopo (46) suami ‎Yani menerangkan dirinya tidak mendapat firasat apapun, sebelum ditemukan tewas. Menurutnya, Yani merupakan isteri yang baik, serta tidak neko-neko di kesehariannya. “Sama tetangga juga ramah dia,” kata dia, saat ditemui dirumahnya, Selasa (21/3).

Isterinya, ‎terang dia merupakan sosok ibu yang penyayang. Meskipun setiap pagi hari, dia sudah pergi kesawah. Ia tidak lupa menyiapkan sarapan, untuk dirinya dan anaknya. “Dia orangnya disiplin. Setiap jam setengah enam pagi, dia sudah siap-siap pergi ke ladang. Kadang diantar Saya pakai motor, kadang jalan kaki sendiri,” bebernya.

Ia sangat terpukul atas kepergian keduanya. Pasalnya, mereka meninggal dengan cara yang mengenaskan.

/iklan-bpkad-lu.jpg

Senada diungkapkan Sarju (31) tetangganya mengaku mengenal baik sosok kedua perempuan, yang ditemukan tewas ini. Pasalnya, baru tadi pagi dia berpapasan dengan keduanya hendak pergi ke sawah. “Yani dan Ibunya tadi pagi berangkat ke sawah jam setengah 6,” ucapnya.

Dirinya tak mengira, beberapa jam kemudian, mendapat kabar keduanya meninggal dengan keadaan yang mengenaskan. Setiap harinya, kedua wanita itu, sangatlah baik dan ramah terhadap tetangga. “Mereka sangat baik, kalau ada tetangga yang sedang kesusahan dibantunya,” jelasnya.

Sutopo menceritakan dua orang perempuan yang sangat dicintainya itu, ditemukan tewas bersimbah darah, di ladang sawah, di dusun kalibunder, Desa Kali cinta, Kotabumi Utara. Dimana, saat itu, ia sedang akan ke sawah, guna memanen padi diladang. Akan tetapi, setibanya ia melihat rantang yang biasanya sudah habis, dan diletakkan di bawah pohon, masih saja terletak di dekat ibunya. “Saya periksa rantang masih penuh. Saya curiga biasanya jam segitu sudah dimakan habis bekalnya,” ucapnya.

Alangkah terkejutnya, ia melihat ibu mertuanya telungkup di tepi sawah. Saat ditelentangkan, ibu mertuanya sudah dalam keadaan meninggal. Dirinya, lantas mencari isterinya, yang ternyata ditemukan juga tewas di dekat ibunya.”Pas Saya lihat, lengan ibu mertua luka seperti di bacok. Kalau isteri sempat bilang itu ibu disana. Tak berapa lama, Yani meninggal juga,” kata bapak satu anak ini.

Dirinya pun langsung histeris berteriak, meminta tolong warga. Seketika itu, warga setempat langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Tak selang beberapa lama, bagian identifikasi, dari Polres Lampung Utara langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengambil sidik jari. Kedua jasad itu, langsung dibawa oleh kepolisian ke RSU Ryacudu guna dilakukan visum et repertum (VER).

Kasat reskrim Polres Lampung Utara, Ajun Komisaris Supriyanto Husin menerangkan, Yani dan Supardija, diduga dibunuh. Hal ini melihat dari luka yang dialami keduanya.

Untuk Yani, mengalami luka bacokan di kepala sebanyak 5 tempat, luka sayatan diperut. Sedangkan Supardija, ibunya mengalami luka robek di kedua pergelangan tangan, 2 luka robek dikepala bagian belakang‎, serta luka robek dikepala bagian depan. “Kami langsung ke lokasi memeriksa tempat kejadian perkara, serta meminta keterangan saksi-saksi,” Jelasnya,(efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com