Bandarlampung, (HS) -Melihat Pekerjaan Program Kota Ku Kelurahan Campang Jaya, diduga bermasalah, pertama tidak terlihat papan pengumuman proyek dan tidak adanya pengawasan langsung dari Ketua LKM dan KSM yang menangi Program Kota Ku.
Jadi tidak jelas nilai proyek, teknis pengerjaannya dan tenaga kerja apakah dilindungi BPJS, juga melihat pekerjaan yang kualitasnya tidak jelas.
Endah Suheri, Ketua LKM Kelurahan Campang Jaya, saat dikonfirmasi melalu Watshapp, Kamis (26-09-2019) dengan nada emosi mengatakan, “Yang ngawasi kerjaan Saya ada 6 orang Team Faskel S2 Tekhnik, KSM saya tiap hari ada dilokasi. Jadi gak usah ngajari saya masalah kualitas, Team Tekhnik PU tiap 2 hari sekali Saya minta turun ke lokasi untuk ngecek pekerjaan, dan gak pernah ada komplain. Jadi Saya gak perlu ada kontrol dari pihak luar yang berhubungan dengan kerjaan saya,” jelasnya.
Dua kali Media Harian Sumatera ke lokasi selalu tidak ada Ketua LKM dan KSM disana, menurut tukang yang bekerja Hendrik bekerja di Aman Jaya pulang sore dan Herwani juga tidak ditempat. Ketua LKM menurut salah seorang pegawai kelurahan pulang kampung ada keluarga meninggal.
Terpisah, Rabu (25-09-2019) kemarin, Rahmat, Lurah Campang Jaya, saat dikonfirmasi mengenai Program Kota Ku, mengatakan, “Itu swakelola tanyakan langsung ke Ketua LKM nya, Kami tidak tahu itu,” pungkasnya. (San)



