Bikin Resah !! Pj. Kades Mada Jaya Way Khilau Arogan dan Temperamental

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pesawaran (HS) – Tokoh masyarakat dan Aparat Desa Mada Jaya, Kecamatan Way Khilau kabupaten Pesawaran, dibuat resah oleh Pj. Kepala Desa (Kades) bernama Wahyan. Sejak dilantik sebagai Pj. Kades pada bulan Februari 2020, Wahyan telah melakukan pemecatan Aparatur Desa, dengan cara diminta menandatangani Surat Pengunduran diri. Yang konon katanya melibatkan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Jum’at (17/04/2020).

Hairudin salah seorang tokoh masyarakat mengatakan, Wahyan dikenal Arogan dan Temperamental. Sejak dilantik sebagai Pj. Kades Mada Jaya Wahyan telah melakukan pemecatan 16 Aparatur Desa, mulai Sekdes, Kadus dan aparat lainnya, katanya atas intruksi Camat.

Namun akibat kebijakannya yang membuat resah, pada bulan Februari telah berjanji akan segera mengembalikan ke 16 Aparatur Desa Mada Jaya pada posisinya masing-Masing, dan berjanji akan Meng SK kan per 1-Maret-2020, ungkap Hairudin.

Namun janji tersebut hingga saat ini belum terealisasi ketika dikonfirmasikan kepada salah seorang aparat desa yang namanya minta dirahasiakan terkait Soal SK dimaksud sampai saat ini tidak kunjung diserahkan, sampai saat ini aparatur desa masih sebagai pelaksana tugas (Plt.). PJ Kades belum mengembalikan Aparat Desa sesuai LPH dari INSPEKTORAT, ungkapnya.

Terkait pengalihan Dana Desa untuk tanggap darurat Covid-19, sesuai Surat Edaran Mentri Desa PDTT Nomor 11 tahun 2020.Tentang perubahan Atas Surat Edaran MENTRI Desa PDTT Nomor 8.Tahun 2020. Tentang Desa Tanggap COVIT-19, hingga saat ini belum ada intruksi apapun kepada aparatur desa, dan aparat desa maupun masyarakat tidak mengetahui sama sekali padahal Dana Desa telah cair.

Ketika dikonfirmasikan tentang besaran bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp.600.000 perbulan per keluarga yang diberikan selama 3 bulan dari April-Juni 2020, sebagian besar masyarakat masih kebingungan, dikarnakan tidak ada himbawan baik Wahyan selaku PJ. Kades Mada Jaya atau aparatur desa setempat, kepada masyarakat Desa Mada Jaya Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.

Ketika dikonfirmasi kepada Pj. Kades Mada Jaya Wahyan terkait terkait pemecatan aparat, semua dilakukan atas intruksi Camat, namun ketika Camat Way Khilau selalu sedang sibuk gak ada ditempat, dihubungi via Ponsel tidak pernah di jawab.

Sedangkan terkait masalah pengalihan Dana Desa untuk tanggap darurat Covid-19, Pj. Kades Wahyan mengatakan, Dana Desa sudah cair namun belum diambil, tanpa memberikan alasan lebih lanjut.

Masyarakat berharap kepada Bupati Pesawaran Hi. DENDI RAMADHONA maupun kepada Gubernur Lampung H.ARINAL DJUNAIDI, dalam penerapan Undang-Undang, lebih terbuka dan transparan. (Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com