Banjir Semaka, Pemda Prioritas Buka Akses Jalan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Semaka (HS) – Banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Semaka sejak Selasa malam hingga Rabu siang 5 Agustus 2020, merendam ratusan rumah dan melumpuhkan jalur Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera ruas Sedayu Tanggamus, Rabu (05/08/2020).

Diperkirakan 350 rumah penduduk terdampak banjir dan longsor. Material longsor selain luapan air, meliputi lumpur, batu dan bonggol kayu, menerjang pemukiman penduduk, Jalan Lintas Barat (Jalinbar), juga menjebol Mesjid Baiturahman, pekon Sukarame.

Kawasan terdampak terdapat banyak titik, mulai Jalinbar Simpang Sedayu, Pekon Way Kerap, Bangun Rejo, Kanoman, Sudimoro, Sripurnomo, Sukaraja,dan Kacapura

Banjir dan longsor dipicu selain hujan deras, juga akibat penggundulan hutan dan penyempitan saluran tanggul.

Material lumpur dan batu menutupi jalan di pekon Sedayu, mengakibatkan Lintas Barat terputus sejak Selasa malam hingga Rabu siang. Kepolisian Polres Tanggamus memperingatkan kendaraan yang melintas sementara menunggu di kantong parkir di seputar Pekon Sedayu.

Wakil Bupati Tanggamus AM Syafii di dampingi Basarnas, TNI dan Polri, meninjau lokasi banjir. Pemerintah daerah mengerahkan relawan dan alat berat untuk menanggulangi banjir dan longsor agar akses lalulintas antar Provinsi kembali’ lancar.

Wabup AM Syafii mengungkapkan, banjir dan longsor bukan semata-mata dipicu hujan deras, namun lebih parah akibat penggundulan hutan, terbukti luapan air disertai lumpur dan batu, campur potongan bonggol kayu.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, namun dampak banjir dan longsor mengakibatkan kerugian material yang tidak sedikit dan juga dampak ekonomi yang cukup besar, akibat tersendatnya arus transformasi dan distribusi barang, ungkapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com