40 Ribuan Warga Tanggamus Bakal Terima Bansos Beras

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus (HS) – Sekitar 41.518 keluarga miskin di Tanggamus bakal menerima Bantuan Sosial Beras Sejahtera (bansos rastra).

Menurut Suyanto, Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Tanggamus, Bansos Rasta tersebut adalah program sementara sambil menunggu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). “Di Tanggamus belum dijalankan BPNT sehingga sementara dijalankan dulu  bansos rastra, dan sekarang kami sudah persiapan untuk Bansos Rastra,” ujarnya, Selasa (23/1).

Ia menjelaskan, bansos rastra hampir sama dengan Rastra tahun-tahun sebelumnya. Bedanya hanya pada teknis bantuan yang diberikan. Untuk bansos rastra, beras diberikan tanpa uang tebus, sedangkan rastra dulu ditebus Rp 1.600 per kg. Kemudian tiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima 10 kg beras kualitas medium.

“Jumlah penerima bansos rastra tidak beda jauh dengan penerima rastra dulu, mungkin hanya berganti saja nama orangnya hasil validasi yang sudah dilakukan,” terang Suyanto.

Untuk saat ini Pemkab Tanggamus sudah gelar rapat beberapa kali sebagai persiapan peluncuran bansos rastra. Pihak yang dikoordinir yakni Badan Urusan Logistik (Bulog), seluruh camat dan instansi terkait. Sebab nantinya kegiatan ini jadi program Dinas Sosial, sementara Bagian Ekonomi Pemkab Tanggamus sebagai pihak koordinasi.

“Untuk launching rencananya pada 29 Januari di seluruh kecamatan, dan Rabu (24/1) besok kami sosialisasi di Gisting. Harapannya masyarakat mengetahui program ini, sebab berbeda dengan rastra,” terang Suyanto.

Ia menambah, hal ini mendatangkan manfaat juga untuk sekarang ini. Sebab harga beras kini tinggi. Harapannya harga beras tidak meninggi lagi sebab meresahkan masyarakat.

Sementara itu Asisten II Bupati Tanggamus Karjiyono mengaku, pemkab telah lakukan tindakan percepatan untuk penyaluran bansos rastra. Sebab pada akhirnya Januari ini sudah harus berjalan. “Akhir Januari ini KPM sudah harus menerima bansos rastra, maka kematangan teknis penyaluran sudah harus ada,” katanya.

Untuk itu maksimal dalam pekan ini seluruh kecamatan memgirimkan alamat titik distribusi bansos rastra. Sebab itu ditunggu Pemprov Lampung dan juga Bulog untuk distribusi berasnya. “Alamat itu harus ada, apakah di balai pekon, rumah kepala pekon atau lainnya, namun harus jelas titiknya,” terang Karjiyono.

Ia mengaku titik distribusi di Tanggamus ada di 299 pekon dan tiga kelurahan. Namun untuk lokasi pasti distribusi masih ditunggu laporan dari tiap-tiap kecamatan. (sis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com