Yusuf Djaiz Wafat, Ini Kenangan Ketua PWI

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Kabar duka atas meninggalnya tokoh H. Yusuf Djaiz (79) memberikan kenangan tersendiri bagi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung.

“Saya merasa sangat kehilangan tokoh panutan, semasa aktif sebagai pengurus olahraga maupun wakil rakyat, almarhum sangat aktif layaknya orangtua sekaligus teman berdiskusi. Selain tentunya menjadi narasumber pemberitaan,” kenang Supriyadi Alfian, Jumat (6/4).

Selain sebagai narasumber berita, juga menjadi guru yang selalu membimbing teman teman wartawan supaya bisa menulis berita yang baik, sekaligus mengerti tentang setiap tangkai olahraga.

“Bang Yusuf Djaiz adalah tokoh yang sangat luwes dan tegas. Semasa saya menjadi wartawan olahraga era ’87 hingga ’90-an beliau selalu menjadi narasumber utama,” tegas Supriyadi Alfian

Semasa menjadi anggota Dewan Provinsi Lampung maupun Direktur Bank Lampung, Yusuf Djaiz juga sangat dekat dengan wartawan. “Kami khususnya wartawan angatan 90-an merasa sangat kehilangan, karena beliau tidak hanya menjadi narasumber namun juga guru yang selalu membimbing semua generasi muda,” sambung PU harianmomentum itu.

Innalillaahi wainna ilaihi rojiā€™un. Kabar duka kembali meliputi Provinsi Lampung, satu lagi tokohnya yakni H Yusuf Djaiz SE (79) meninggal dunia.

Ayahanda anggota DPR RI Almuzzammil Yusuf itu merupakan salah satu tokoh pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berpulang di Rumah Sakit Bumi Waras, Bandarlampung, Kamis (5/4) malam.

Almarhum dibawa ke rumah duka di Desa Kurungan Nyawa Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran.

“Rencananya, hari ini almarhum dimakamkan di di Negerisakti Pesawaran,” ujar Humas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sabiqul Iman.

Almarhum meninggalkan delapan anak. Aktivis dan politisi senior itu pernah menjadi anggota DPRD Lampung periode 1999-2004 dari Partai Golkar. (ef)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com