Warga Moro-Moro Tidak Bisa Ikut Memilih Pada Pilkada Mesuji

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mesuji – Untuk kesekian kalinya ribuan warga yang mendiami kawasan Register 45,Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji atau biasa disebut warga moro-moro sepertinya tidak dapat memilih dalam Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Mesuji pada (15/2) mendatang.

Ketua KPU Mesuji Saiful Anwar, mengatakan tidak diberikanya hak pilih kepada warga moro-moro tersebut karena ribuan warga tersebut tidak dilengkapi dengan syarat administrasi kependudukan yang sah.

“Padahal untuk memberikan hak pilih warga harus memiliki E-KTP, sedangkan warga moro-moro kan tidak memiliki tanda penduduk elektronik, padahal dalam pilkada kali ini jangankan tidak memiliki e-KTP,kartu tanda penduduk biasa saja tidak boleh memilih dan ini aturan yang sudah mengaturnya,” tegas ketua KPU mesuji Saiful Anwar kepada Media,belum lama ini.

Ditanya kemungkinan warga moro-moro menggunakan Surat Keterangan (suket) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mesuji? Bang Ipul biasa disapa memastikan jika kemungkinan tersebut tidak mungkin terjadi.

“Karena untuk mengeluarkan suket harus melalui rekomendasi Kepala Desa serta Camat setempat,yang jadi masalah ada tidak pihak Kepala Desa atau Kecamatan yang berani merekondasikan keberadaan warga moro-moro tersebut,” tukasnya.

Hendriza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com