Wagub Bahtiar Basri, Lampung Utara Harus Memiliki Icon

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Kabupaten Lampung Utara (Lampura) harus memiliki icon (Simbol). Hal tersebut yang ditegaskan Wagub Lampung, Bachtiar Basri, usai membuka acara musyawarah rencana pembangunan (Musrembang), diruang Tapis Pemkab Lampung Utara, Senin (13/3) sekitar pukul 09.00 Wib.

Lampung Utara adalah Kabupaten Tertua yang sudah sewajarnya memiliki Icon, agar dapat mengundang para pelaku usaha datang dan Berinvestasi, Wagub Bachtiar Basri juga menyindir kepala satuan kerja yang hanya bisa menunggu perintah dari sang Bupati saja atau disaat Bupatinya telah memiliki langkah, sumber daya manusia (SDM) Kasatkernya yang ada sangat lemah.

“Lampung Utara telah mengalami perubahan, artinya saya mengiginkan juga Lampura memiliki icon yang membuat orang untuk datang, kalau tidak orang akan sepi datang ke Lampura ini,” ujar Bachtiar Basri.

Dijelaskannya, jika semua jangan hanya tergantung kepada sang Bupati saja. Melainkan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus memiliki kreatifitas,” Kepala SKPD jangan hanya menunggu Bupatinya saja, atau disaat Bupatinya telah memiliki langkah tapi Kepala Satker sumber daya manusianya (SDM) lemah, susah juga kalau begitu,”jelasnya.

Wagub Bachtiar Basri juga mencontohkan jika kebijakannya di Provinsi merupakan hasil kreatifitas kepala Satkernya sendiri,”Contohnya gerbang desa, itu murni ide kreatif kepala Bappeda Provinsi, lalu kami lakukan usulan dan menjadi program. Artinya Kepala Satker harus mempunyai kreatifitas dan jangan hanya menunggu dari sang Bupatinya saja,”tegasnya.

Sementara itu Bupati Agung Ilmu Mangkunegara saat dimintai tanggapannya terkait keinginan Wagub Bachtiar Basri terkait Lampura harus memiliki icon, dengan lugas Agung mengatakan akan segera menindaklanjutinya, ”Semua pesan Bapak Bachtiar Basri telah kami catat, akan ditindaklanjuti akan tetapi tentunya segala sesuatu harus melalui pembahasan jangan sampai menjadi kesalahan pada kita. Maksud hati baik tapi menjadi tidak baik,”terang Agung seraya menambahkan bahwa pihaknya akan segera menggali , Serta akan merapatkannya bersama DPRD sehingga menghasilkan icon yang bermanfaat bagi masyarakat.

Disinggung terkait kritikan Wagub Bachtiar Basri kepada Kepala Satker yang hanya menunggu perintah dari sang Bupati dan disaat Bupati pun telah memiliki langkah, namun SDM kepala satkernya lemah. dengan tegas agung mengakuinya masih terdapat satu dan dua Kasatker yang memang harus diberikan arahan atau diberikan petunjuk khusus,”Memang seyogyanya melihat Pemerintah baik seperti itu, jadi selaku Bupati, Wakil Bupati dan DPRD hanya mengawasi dan memberikan garis-garis besarnya saja. Selebihnya merupakan inovasi, kreasi dari Pimpinan Satker masing-masing,” Tutur Agung (efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com