Tewasnya Sopir Pejabat Lampura, KNPI dan GMPLU Gelar Aksi Damai

Bagikan
  • 47
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama Gerakan Masyarakat Peduli Lampung Utara (GMPLU) kembali turun kejalan menggelar aksi damai menyuarakan dukungan untuk jajaran Kepolisoan Daerah (Polda) Lampung untuk bisa mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap almarhum Yogi Andhika.

Sandi Fernanda, selaku koordinator aksi dalam orasinya menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh oknum-oknum pelaku pembunuhan terhadap alm Yogi Andhika, telah membuktikan bahwa Hak Asasi Manusia (HAM) tidak lagi dikedepankan, tetapi tindakan tersebut sudah melebihi batas-batas kemanusiaan.

“Pernyataan sikap pemuda pemudi Lampung Utara,¬†akan mengawal hingga tuntas kasus pembunuhan berencana terhadap almarhum Yogi Andhika,” serunya.

Selain itu KNPI dan GMPLU juga meminta Polri untuk responsif dan progresif dalam mengungkap kasus tersebut.

Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan keadilan dan HAM.

Menyadarkan seluruh masyarakat Lampung Utara bahwa kekejaman yang bernuansa komunis telah terjadi di Lampung Utara.

“Dan kami Pemuda Lampung Utara menegaskan bahwa peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan kematian Almarhum Yogi Andhika bukan berita bohong,” pungkasnya.

Pernyataan itu secara bergantian disampaikan oleh masing-masing perwakilan pemuda dan masyarakat Lampung Utara. Seperti disampaikan Herimaulana, sebagai perwakilan masyarakat yang menyebutkan bahwa tepat hari ini sudah 12 hari dari laporan pihak keluarga korban masuk di Polres Lampung Utara, tapi kenapa kasus tersebut belum ada titik terangnya.

“Ada apa ini, sehingga sudah 12 hari laporan dari pihak keluarga korban belum dapat diungkap, sementara kasus pembunuhan terhadap anggota DPRD Lampung yang sudah dipotong-potong saja bisa diungkap,” ujarnya.

Senada juga dikatakan Ali Iqrom dan M Alfin, bahwa peristiwa itu melibatkan oknum pejabat di Kabupaten setempat. “Karena dalam kasus pembunuhan terhadap Almarhum Yogi Andhika, sebelum diketahui telah meninggal sampai di rumah dinas jabatan bupati Lampung Utara,” kata Ali Iqrom.

Aksi damai gabungan organisasi KNPI, GMPLU dan perwakilan masyarakat itu berlangsung di depan Rumah Dinas Bupati dan bundaran Tugu Payanmas Kotabumi, Lampung Utara. (efri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com