Soal Corona, Polda Lampung Tindak Tegas Pelanggar Aturan!

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bandar Lampung (HS) – Polda Lampung siap menindak tegas masyarakat yang melanggar aturan pemerintah dalam upaya melakukan pencegahan persebaran COVID-19 sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami siap menindak tegas masyarakat yang melakukan pelanggaran aturan ataupun anjuran pemerintah selama pandemi COVID-19,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan tindakan tegas tersebut akan dilaksanakan bersamaan dengan beragam upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian guna mendukung kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 melalui kegiatan operasi Ketupat Krakatau 2020.

“Kepolisian Daerah Lampung selama 30 hari hingga akhir Mei akan melaksanakan Operasi Ketupat Krakatau 2020 dan terus melakukan patroli tiga kali sehari, sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah dengan melakukan pengawasan dan menegakkan kedisiplinan di tengah masyarakat bila ada indikasi pelanggaran,” katanya.

Ia menjelaskan bila ditemukan adanya tindak pelanggan di tengah masyarakat atas anjuran dan aturan pemerintah selama pandemi COVID-19, pihak berwenang akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku, semua demi keselamatan rakyat.

“Semua telah diatur dalam KUHP pasal 212, 216, 218 serta Undang-Undang Karantina, dengan ancaman hukuman pidana penjara atau denda, semua tindakan tegas yang dilakukan oleh setiap anggota kepolisian sebagai aparatur penegak hukum dilakukan bagi keselamatan rakyat,” katanya.

Menurutnya, masyarakat diharapkan tetap disiplin melakukan segala anjuran pemerintah dengan menerapkan enam hal, yaitu tetap menggunakan masker, tetap di rumah, jaga jarak, kemudian hindari kerumunan, jaga diri, dan jaga keluarga.

“Kita harapkan agar masyarakat dapat disiplin menerapkan semua yang dianjurkan pemerintah demi kesehatan seluruh masyarakat. Untuk sektor perekonomian yang menyangkut pangan kita tetap perbolehkan, namun dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, bilamana ditemukan pedagang atau pembeli yang tidak menggunakan masker lebih baik tidak usah diberi pelayanan,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com