Sepuluh Pejabat dan Tokoh Tanggamus Ikuti Kick off Vaksinasi Covid-19

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kota Agung (HS) – Bupati Tanggamus Dewi Handajani memberikan pengarahan saat Kic off Vaksinasi Covid-19 yang dipusatkan di Puskesmas Kota Agung, diikuti sepuluh Orang Tokoh dan Pejabat Pemkab Tanggamus, namun dua dari pejabat ditunda Vaksinasi karna memiliki gejala alergi, Rabu (03/02/2021).

Adapun Sepuluh Tokoh dan Pejabat mendapat vaksinasi Covid-19 yakni, Wabup Tanggamus AM Syafi’i, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Dandim 0424 Letkol Inf Arman Aris Sallo, Kajari David P Duarsa, kapolres AKBP Oni Prasetya, Ketua PKK Sri Nilawati, Ketua GOW Nuraini Lubis, Sekretaris MUI Hajuli, Ketua FKUB Ismail, dan Rosian Anwar dari Forum Bhinneka Tunggal Ika Tanggamus.

Vaksin yang diberikan kepada pejabat pemkab tanggamus Adalah vaksin sinovac, dan ini diberikan kali pertama, lalu petugas vaksinator dalam ruangan yakni Tami.

Menurut Wabup Tanggamus AM Syafi’i, dirinya telah menerima vaksinasi dosis pertama dan tidak merasakan apa-apa usai divaksin.

“Setelah divaksinasi tidak merasakan apa-apa, sakit atau lainnya, ini tidak. Dan saya bersyukur bisa menerima vaksin pertama di Tanggamus,” ujar AM Syafi’i.

Ia meminta supaya semua pihak bersama-sama menyukseskan vaksinasi, seperti yang sudah dicontohkan oleh Pejabat Pemkab Tanggamus dan Forkompimda. Sebab melalui vaksinasi ini salah satu cara mengatasi pandemi Covid-19.

“Jangan takut divaksin, yakin pemerintah bekerja dan berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan setelah divaksin tetap jalankan protokol kesehatan,” Kata AM Syafi’i.

Taufik Hidayat Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus mengatakan, bahwa jumlah vaksin covid 19 sedikit dibandingkan dengan vaksin pada umumnya.

“Vaksinasi ini tidak seperti vaksinasi bayi atau balita, yang dikirim dengan jumlah yang banyak. Tapi dikirim sesuai data vaksinasi dalam aplikasi. Kita mendapatkan vaksin 1660 dosis untuk vaksinasi pertama, dengan dua kali penyuntikan menjadi 3.320 dosis, yang 20 dosis kita pakai untuk kegiatan Kick Off. Kemudian, untuk 1650 tenaga kesehatan sudah mulai divaksinasi hari Senin kemarin”, ujar Taufik Hidayat.

Vaksinasi tahap pertama ini adalah tokoh, ditambah dengan tenaga kesehatan dan kita harapkan tenaga kesehatan bulan Februari ini sudah selesai. Kemudian Maret, kita akan memberikan vaksinasi terhadap TNI-POLRI dan aparat penegak hukum.

Dari 10 tokoh pejabat yang menerima vaksin sinopac, terdapat dua pejabat yang ditunda divaksin saat kick off hari ini, diantaranya kapolres Tanggamus dan Rosihan Anwar Ketua Forum Bhineka Tunggal ika, karena memiliki riwayat alergi terhadap vaksin, ujar Taufik Hidayat.

“Kebetulan Pak Kapolres, Beliau memiliki riwayat alergi terhadap vaksin dan sudah langsung dikonsultasikan ke Rumah Sakit Bumi Waras, karena beliau selalu kontrol di Bumi Waras. Ada medical recordnya di sana kalau ada alergi, nanti ada adpis dari dokter, agar pada saat di vaksin langsung ada antisipasi dari paramedis, untuk bapak Kapolres Vaksinasinya kita jadwalkan di kantor setelah ada adpiss dari RS Bumi Waras.”tandasnya (Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com