Ro 26 Tahun Penjual Senjata llegal Diciduk Polisi Polres Tulang Bawang Barat

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Panaragan Jaya (HS) – Dalam rangka Operasi Cempaka Krakatau 2021, Tekab Polsek Gunung Agung mengamankan tersangka penjual senjata illegal berinisial (RO) 26 tahun, bertempat tinggal di desa Tulung Kupang Rt/Rw 004/- Kecamatan Abung Semuli Kabupaten Lampung Utara. Kamis (25/02/2021).

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Hadi Saepul Rahman S.IK melalui Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko, SH mengatakan, Pada hari Senin tanggal 31 Oktober 2016 sekira pukul 11.30 wib di peladangan karet Tiyuh Marga Jaya Kec Gunung Agung Kab.Tuba Barat saudara Sunardi telah diamankan oleh masyarakat dan Polsek Gunung Agung karena mengambil sepeda motor Yamaha Vixion warna putih milik orang yang sedang nyadap karet diladang daerah mesuji, karena pada waktu itu sunardi merasa terpojok dikejar oleh polisi dan masyarakat akhirnya Sunardi mengeluarkan senjata api rakitan miliknya. pada saat itu ditangkap dan langsung dibawa ke Polsek Gunung Terang, setelah sampai Polsek dan di interogasi oleh polisi Sunardi mengaku mendapat Senjata Api rakitan jenis revolver tersebut dari saudara (RO) dengan membeli seharga Rp.1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah).

Berdasarkan informasi tersebut polisi langsung mencari saudara Rohmansyah tetapi tidak ditemukan dan langsung di masukan ke Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polsek Gunung Terang .

Kemudian Pada hari Rabu tanggal 24 Februari 2021 Team Tekab polsek Gunung Agung bersama Tekab 308 Polres Tubaba mendapat informasi bahwa saudara RO berada di wilayah polsek Gunung Agung dan langsung dilakukan penyelidikan. Tidak lama team Tekab Polsek dan Tekab Polres langsung menuju rumah di Tiyuh Panca Marga Kec. Batu Putih Kab.Tuba barat dan langsung menangkap saudara (RO) yang sedang berada didalam rumah tersebut dan langsung membawa (RO) ke Polsek Gunung Agung guna menjalani hukuman yang berlaku.

Dengan ini terduga pelaku berinisial (RO) terjerat Pasal 1 ayat 1 UU darurat NO 12 1951 tentang penjualan senjata illegal dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara, tegasnya. (gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com