
Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana perbaikan taman dan pembuatan relif Bung Karno di taman Masjid Agung Al Furqon, Jl Pangeran Diponegoro, Gulakgalik, Telukbetung, Bandarlampung.
Perencanaan perbaikan taman dan pembuatan relif Bapak Proklamator tersebut ditengarai tidak melibatkan sama sekali Yayasan dan Pengurus Masjid Agung Al Furqon sejak awal.
“Pada Senin, 6 Juni 2022, Kami pengurus Yayasan Masjid Agung Al Furqon dikejutkan terjadinya pembongkaran taman di tanah wakaf Masjid Agung Al Furqon. Setelah kami tanya, dijawab untuk perbaikan taman dan pembuatan relif diorama Bung Karno,” demikian surat pengurus Yayasan Masjid Agung Al Furqon yang ditukan ke Walikota Bandarlampung, tertanggal 7 Juni 2022.
Surat tersebut ditandatangani Ketua Yayasan, Drs. K.H. Dimyati Amin, Ketua Pengurus Masjid Agung Al Furqon Drs. K.H. A. Bukhari Mulslim, Lc., MA., dan Ketua Penasihat KH M. Arief Makhya.
“Berkenaan dengan rencana pembuatan relif Bung Karno itu kami TIDAK MENYETUJUI mengingat tidak ada relevansi Bung Karno sebagai tokoh proklamator dengan kepentingan rumah Allah yang notabene sebagai pengabdian yang wajib tulus ikhlas semata kepada Allah SWT,” demikian isi surat tersebut.
Sementara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Kepala Dinas PU, Iwan Gunawan, mengatakan perihal penolakan pembangunan relief Bung Karno di halaman masjid oleh pengurus Masjid Agung Al-Furqon.
Menurut Iwan, pengerjaan taman di halaman Masjid Al-Furqon ini merupakan program Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan anggaran Rp1,5 miliar.
Belum final karena harus dimusyawarahkan. Nah, yang sudah final adalah relief Asmaul Husna dan penataan taman,” ujarnya usai menemui pengurus Masjid Al-Furqon, Jumat (10/6/2022).
Dia mengaku belum tahu seperti apa bentuk relief. Apakah nanti gambar-gambar pahlawan, tokoh-tokoh Islam, atau Radin Inten.



