Presiden Korea Selatan Dimakzulkan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Seoul – Park Geun-Hye telah resmi dimakzulkan dari posisi Presiden Korea Selatan terkait skandal korupsi. Dua hari setelah dimakzulkan, Park kini meninggalkan Blue House yang merupakan kantor kepresidenan Korsel.

Park pergi meninggalkan Blue House sekitar pukul 10.00 waktu setempat, demikian dilansir AFP dari kantor berita Yonhap, Minggu (12/3/2017). Park disebut kembali ke kediaman pribadinya. Ratusan suporter Park sudah berada di kediaman pribadinya untuk memprotes pemakzulan itu.

Siaran televisi memperlihatkan kendaraan berwarna hitam pergi menjauh dari Blue House. Belasan polisi bermotor mengawal kepergian Park.

“Presiden Park Geun-Hye baru saja meninggalkan
Mahkamah Konstitusi Korsel secara resmi memakzulkan Park pada Jumat (10/3) terkait skandal korupsi yang menyeretnya. Putusan itu memperkuat hasil voting pemakzulan yang digelar parlemen Korsel pada Desember 2016 lalu. Sesuai Konstitusi Korsel, pemilihan presiden baru harus digelar dalam waktu 60 hari setelah presiden lama dimakzulkan.

Setelah pemakzulan Park, Korea Selatan akan menggelar Pilpres paling lambat 9 Mei. Ketua Komisi Pemilu Nasional Korsel (NEC), Kim Yong-Deok mengatakan pemilu akan digelar secara bebas dan adil bagi seluruh rakyat Korsel.

“Pemilihan presiden tahun ini harus menjadi kesempatan untuk memulihkan persatuan dan integrasi nasional, terlepas dari konflik dan perbedaan yang ada,” tegas Kim seperti dilansir kantor berita Korsel, Yonhap.

“NEC memandang penting makna pemilu ini, yang akan digelar di bawah situasi genting, dengan berat hati dan akan memenuhi kewajiban konstitusional kita untuk menyelenggarakan pemilu yang tegas dan adil,” imbuhnya. (imk/fjp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com