Prediksi Kiamat yang Kembali Terlewat

Bagikan
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  

Faktor yang menjadi pemicu kiamat ini menurut Meade adalah Planet Nibiru atau juga disebut sebagai Planet X dan Warmwood. Objek Warmwood adalah asteroid sepanjang tiga kilometer di dalam area puing-puing planet.

Prediksi Meade menyebutkan bahwa Nibiru adalah sebuah planet misterius yang akan menyebabkan malapetaka di bumi. Menurut dia, deretan badai dan gempa bumi di Amerika Serikat, Meksiko, dan Karibia merupakan pertanda awal dari kiamat dunia. Ini, menurut Meade, akan melibatkan peristiwa iklim yang mengerikan yang berkaitan dengan Planet X atau Wormwood.

 

“Semua berdasarkan Wahyu,” kata numerologi Kristen itu, seperti dilansir dari laman Sputnik, Kamis, 12 Oktober 2017.

Sebelumnya, pada bulan September lalu, Meade meramalkan akhir dunia akan terjadi pada 23 September. Pada tanggal tersebut ia percaya bahwa Planet Nibiru akan menabrak bumi dan menyebabkan bencana besar. Namun hal itu tidak pernah terjadi.

Selama gejolak kabar tentang kiamat, NASA menanggapi bahwa Planet Nibiru tidak ada dan tidak akan menabrak bumi seperti yang diklaim Meade. “Kisah Nibiru telah ada selama bertahun-tahun dan secara berkala didaur ulang menjadi dongeng apokaliptik baru,” kata NASA dalam sebuah pernyataan akhir September.

NASA menjelaskan, apabila Planet Nibiru benar ada dan bergerak mendekati bumi, para astronom pasti telah melacaknya dalam satu dekade ini. Dan sekarang akan dapat dilihat dengan mata telanjang. David Meade tidak menyerah. Ia memiliki bukti bahwa kematian dua ilmuwan astronomi, Robert Harrington pada 1993 dan Roney Marks pada 2000, dapat dikaitkan dengan adanya Nibiru.@

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com