Plt. Bupati Tanggamus Serahkan SK 12 Dokter PTT

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotaagung (HS) – Plt. Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi serahkan surat keputusan (SK) pengangkatan 12 dokter dengan status pegawai tidak tetap (PTT) daerah, Rabu (7/5), di rupatama Sekretariat Daerah.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tanggamus Sukisno mengatakan, bahwa pengangkatan dokter PTT ini untuk memenuhi jumlah tenaga dokter yang ada dan untuk menunjang kebutuhan tenaga medis dipuskesmas rawat inap (PRI) dan puskesmas rawat jalan khususnya didaerah terpencil.

Adapun pengangkatan Dokter PTT berdasarkan Keputusan Bupati Tanggamus Nomor: B. 196/27/08/2017 tanggal 29 Mei tentang pengangkatan dan penempatan dokter dan dokter gigi PTT Daerah Kabupaten Tanggamus tahun 2017.

“Dan salah satu tujuan pembangunan dibidang kesehatan adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, agar masyarakat berdaya mandiri dalam bidang kesehatan yang pada akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurut Sukisno, pemenuhan jumlah tenaga dokter, juga mendukung proses akreditasi, yang mana berdasarkan Permenkes 75 tahun 2014, dimana untuk puskesmas rawat inap harus tersedia maksimal 2 dokter umum dan 1 dokter gigi. Jumlah puskesmas rawat inap di Tanggamus sendiri sebanyak 17 unit dan puskesmas rawat jalan 6 unit sehingga dibutuhkan tenaga dokter umum maksimal 40 orang dan dokter gigi 23 orang.

“Jumlah seluruhnya dokter baik PNS, CPNS dan PTT daerah sebanyak 26 orang sehingga masih kekurangan 14 dokter umum dan dokter gigi yang seharusnya 23 orang baru tersedia 4 orang sehingga masih kurang 19 orang,” ujarnya.

Plt. Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi dalam sambutannya berpesan kepada dokter PTT yang baru diangkat untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat. Kemudian Samsul Hadi juga berharap para dokter PTT menetap di Kabupaten Tanggamus, agar pelayan semakin maksimal.

“Saya berpesan kepada para dokter layani masyarakat secara profesional, apapun bentuknya jangan ada yang dibedakan. Selain itu juga dokter dapat memberikan edukasi kesehatan bagi masyarakat, sehingga bisa mendukung Indonesia sehat 2022 yang merupakan program pemerintah pusat, ” katanya.(sis)‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com