PLN Salahkan Vendor Soal Penumpukan Rekening

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Metro (HS) – Penumpukan stand meter akibat salah baca meter, merupakan tanggung jawab vendor. Demikian diungkapkan Junarwin, Asisten Manajer Pelayanan Pelanggan dan Administrasi PLN Area Metro, di ruang kerjanya, Senin (7/5).

Pernyataan Junarwin itu terkait adanya penumpukan rekening konsumen subsidi di Kecamatan Kedondong Pesawaran yang termasuk wilayah PLN Rayon Pringsewu.

Sebelumnya, diberitakan adanya penumpukan rekening salah satu konsumen subsidi atas nama Suharti di Kecamatan Kedondong, akibatnya pembayaran tagihan listrik membengkak. Tidak hanya di Kedondong, kejadian serupa juga terjadi di Kecamatan Sukoharjo.

Kepala PLN Rayon Pringsewu, Boy Mangata Sidabalok, mengklaim bahwa itu adalah kesalahan vendor (petugas baca meter) yaitu PT. Widati Putrama Mandiri. Namun demikian, Boy tidak menindak PT. Widati.

Berbeda dengan Junarwin, dia akan melakukan evaluasi dan akan menindak vendor jika tidak bekerja secara profesional.

“Kita kan ada MoU dengan pihak vendor, mereka dibayar untuk bekerja, jika mereka bekerja tidak profesioanal, sehingga merugikan konsumen, maka akan kita putus kontrak kerjanya,” ungkap Junarwin.

Terkait kejadian di Pringsewu ini, Junarwin mengaku belum mengetahui, karena tidak ada laporan dari Manajer Rayon.

Dan selama dia menjabat sebagai Asisten Manajer (Asmen) selama 2 tahun, baru pertama kali mendengar komplain pelanggan terkait penumpukan rekening.

“Selama saya menjabat sebagai Asmen, baru kali ini saya mendengar pelanggan komplain soal penumpukan rekening, itupun dari rekan wartawan, ” akunya.

“Saya akan melakukan evaluasi terkait hal ini, dan saya akan memanggil Manajer Pringsewu untuk minta penjelasan. Terhadap vendor, kita akan berikan surat peringatan. Yang jelas, kami sangat merespon laporan dari rekan media. Dan kami akan berkoordinasi dengan Rayon Pringsewu. Kami akan tindak lanjuti kejadian ini,” tegas Junarwin. (san)

hs-krs-22.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com