Selain Jokowi-JK, dihadiri pula oleh Ketua MPR Zukifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Gubernur Bank Indonesia Agoes Martowidjojo para Menteri Kabinet Kerja juga hadir, diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PANRB Asman Abnur dan menteri lainnya.
Dalam arahannya, Presiden RI Joko Widodo meminta seluruh pejabat daerah dan pusat tidak terjebak pada rutinitas yang ujungnya tidak memberikan perubahan pada perekonomian Nasional.
“Waktu adalah komoditas yang paling mahal saat ini. Jika melihat perkembangan era teknologi saat ini, waktu menjadi begitu berharga,” kata Jokowi.
Dikatakan Jokowi, waktu yang berjalan cepat seharusnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas. Itu artinya, waktu harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan meninggalkan pola kerja yang banyak membuang-buang waktu.
“Contoh pola kerja buang-buang waktu, ya seperti masih panjangnya rantai birokrasi. Ini menghambat. Seharusnya hal yang seperti ini kita tinggalkan. Kondisi ini masih banyak terjadi di daerah,” kata Jokowi.
Oleh karena itu, Jokowi berharap agar seluruh pejabat pusat dan daerah tidak lagi mengikuti pola birokrasi yang berbelit-belit. “Semua prosedur semacam itu harus di pangkas,” tutupnya.
Kaban Bappeda Tanggamus Hendra wijaya Mega mendampingi Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin bertekad Pemda kabupaten Tanggamus akan fokus dalam mendorong sinergitas efisiensi Pusat dan Daerah sesuai arahan Bapak Presiden, kata Mega.